Berita :: GLOBALPLANET.news

(Ilustrasi: Ist)

16 Desember 2019 07:38:00 WIB

GLOBALPLANET - Dulu manusia tidak bisa terbang, tetapi kakak beradik Wright mulai membuat pesawat sederhana. Pesawat sederhana itu kemudian dikembangkan terus-menerus, sehingga semakin modern. Kini manusia bisa terbang ke mana saja.

Suatu hari seorang bapak meminta anaknya untuk mendaki sebuah bukit yang cukup tinggi. Bapak itu mengatakan bahwa di atas bukit ada sejumlah pisang yang mesti dipanen. Namun anak itu menolaknya. Alasannya, ia tidak bisa mendaki bukit itu. Apalagi ia mengatakan bahwa kakinya sedang sakit.

Sang bapak kemudian memberikan motivasi kepada anaknya itu. Ia mengatakan bahwa kalau anaknya mau naik ke atas bukit itu, ia akan mendapatkan hadiah darinya. Bapak itu berkata, “Sebenarnya yang terjadi adalah kamu tidak mau. Kamu bisa naik ke atas bukit sana, cuma kami tidak mau saja.”

Sang anak tersenyum mendengar kata-kata ayahnya. Beberapa saat kemudian, ia mendongakkan kepala ke atas bukit itu. Lalu ia mulai melangkahkan kakinya. Satu demi satu langkah-langkah kakinya mulai berjalan ke atas bukit itu. Sampai di tengah bukit, anak itu masih mampu berjalan. Perlahan namun pasti, anak itu mampu sampai di puncak. Ia pun membawa turun dua tandan pisang.

Butuh Kemauan

Sering orang membuat berbagai alasan untuk mengatakan bahwa mereka tidak mampu melakukan suatu pekerjaan. Tetapi sebenarnya bukan mereka tidak bisa. Yang ada adalah tidak ada kemauan untuk melakukan suatu kegiatan yang baik dan benar. Yang terjadi adalah orang enggan berjuang untuk melakukan sesuatu yang baik.

Kisah di atas memberi kita inspirasi untuk mau berjuang demi hal-hal yang baik dalam hidup kita. Anak itu ternyata mampu naik ke atas bukit itu. Ia bukannya tidak bisa, tetapi ia tidak mau. Ketika ia mau memanjat bukit itu, ia berhasil mencapai puncak. Ia dapat meraih apa yang diinginkan.

Sering kerja keras mengalahkan ketidakmungkinan. Albert Einstein, penemu dan ilmuwan jenius, mengatakan bahwa jenius itu terdiri dari satu persen bakat dan 99 persen kerja keras. Berkat berja keras itu, bangsa manusia dapat meraih hal-hal yang diinginkan. Karena itu, bekerja keras mesti selalu menjadi bagian dari hidup manusia.

Mari kita mengembangkan diri dengan bekerja keras demi meraih hidup yang lebih baik. Dengan demikian, hidup kita memiliki makna yang mendalam bagi diri dan sesama. Tetap semangat, sahabat-sahabat. Tuhan memberkati. ** 

 

Frans de Sales SCJ

 

Reporter : globalplanet Editor : Zul Mulkan 138