Berita :: GLOBALPLANET.news

Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL) Indonesia, Dr Ir Hilman Nugroho, MP (kanan) menanam pohon secara simbolis di halaman Kampus UBD Palembang, Kamis (30/11/2017). (Foto: Karerek)

30 November 2017 10:25:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Balai Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (BPDASHL) terus menggalakan penghijauan di Sumatera Selatan (Sumsel). Salah satunya dengan mengajak 10 - 15 ribu atlet Asian Games 2018 untuk menanam pohon di Sumsel.

Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (PDASHL) Indonesia, Dr. Ir. Hilman Nugroho, M.P, menjelaskan, perhelatan Asian Games 2018 menjadi salah satu momen yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan penghijauan di Indonesia terutama di Sumsel.

“Atlet yang bakal datang itu sekitar 10-15 ribu dari berbagai negara di kawasan Asia. Jadi mereka akan diminta untuk menanam pohon yang telah disediakan,” ujar dia, usai penanaman dan penandatanganan MoU pembangunan hutan serbaguna antar Dirjen PDASHL dan Hutan Lindung dengan rektor Universitas Bina Darma (UBD) dan Bupati Ogan Ilir (OI) di halaman kampus UBD, Kamis (30/11/2017).

Menurut Hilman, pihaknya telah menyediakan sebanyak 60 juta pohon dan bibit untuk ditanam dan siap dibagikan kepada masyarakat termasuk untuk atlet Asian Games. Penanaman pohon ini diungkapkan Hilman, untuk memperingati hari menanam pohon yang jatuh setiap tanggal 28 November.

“Dari bulan November hingga Desember kita kerap melakukan penanaman pohon. Target kita setiap orang harus menanam pohon sebanyak 25 buah semsa hidup,” ungkap dia.

(Foto bersama Dirjen PDASHL Indonesia, Dr. Ir. Hilman Nugroho, M.P, Bupati Ogan Ilir M Ilyas Panji Alam, Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Drs Bimo Anggoro Seno, Kesdam II Sriwijaya Brigjen TNI Marga Taufiq, Rektor UBD Palembang Buchari Rahman)

Dalam kegiatan penanaman pohon dan MoU ini, juga dihadiri oleh Bupati Ogan Ilir M Ilyas Panji Alam, Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Drs Bimo Anggoro Seno, Kesdam II Sriwijaya Brigjen TNI Marga Taufiq, Rektor UBD Palembang Buchari Rahman dan sejumlah instansi.

Reporter : Karerek Editor : Agus Rizal 1093