Berita :: GLOBALPLANET.news

Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Sirozi (dua kanan) dan Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Babel, Muhammad Ridwan (dua kiri) melakukan serah terima SK kerjasama di aula rektorat UIN Raden Fatah Palembang, Minggu (17/12/2017). (Foto: Karerek)

17 Desember 2017 11:00:25 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Berbagai upaya terus dilakukan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah untuk mempercepat lulusan. Salah satunya dengan menerapkan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Dikatakan Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Muhammad Sirozi, selama ini UIN terkendala lokasi PPL dan KKN untuk urusan guru. Menurutnya jumlah madrasah dan pondok pesantren (Ponpes) di Palembang tidak mencukupi sebagai lokasi PPL dan KKN mahasiswa UIN Raden Fatah dengan jumlah mencapai 1.000 orang setiap tahunnya.

“Di Kota Palembang saja jumlah madrasah negeri hanya tujuh Madrasah saja memulai tingkat Ibtidaiyah hingga Aliyah. Sedangkan jumlah mahasiswa jurusan guru mencapai 1.000 orang. Jadi diperlukannya Madrasah dan ponpes tambahan,” ungkapnya usai melakukan kerjasama bersama Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Wilayah (Kemenag) Provinsi Babel di aula rektorat UIN Raden Fatah Palembang, Minggu (17/12/2017).

Sirozi mengklaim, penambahan lokasi PPL dan KKN tersebut akan mempercepat kelulusan calon guru dari UIN Raden Fatah yang bisa melaksakan PPL dan KKN serentak. “Sebelumnya calon guru kita sering tertidur dan melakukan PPL dan KKN karena lokasi (madrasah) yang mereka tempati terbatas. Sekarang calon guru kita bisa melakukan PPL dan KKN serentak dalam jumlah besar,” ungkapnya kepada GLOBALPLANET.news.

Ditambahkan Sirozi, calon guru dari UIN Raden Fatah Palembang sendiri akan melaksanakan PPL dan KKN di Provinsi Babel pada tahun 2018 mendatang. Diharapkan kerja sama tersebut meningkatkan kompetisi mahasiswa dan meningkatkan persentase lulusan setiap tahunnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Babel, Muhammad Ridwan mengungkapkan, telah menyiapkan sebanyak 171 sekolah yang terdiri dari 120 ponpes dan 151 madrasah dari tingkat Ibtidaiyah hingga Aliyah. Sejumlah sekolah tersebut siap ditempatkan mahasiswa dari UIN Raden Fatah Palembang.

“Kerja sama ini sangat menguntungkan bagi kita karena bisa meningkatkan keilmuan agama di ponpes dan madrasah. Siswa bisa lebih tahu bagaimana kebutuhan di perguruan tinggi Islam terutama di UIN Raden Fatah Palembang,” terangnya.

Reporter : Karerek Editor : Agus Rizal 653