Berita :: GLOBALPLANET.news

Wako, Ir H Ridho Yahya, MM

02 Januari 2018 19:39:54 WIB

PRABUMULIH, GLOBALPLANET.news - Bukan hanya Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) yang melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih. Mulai tahun depan, Pemkot melibatkan akuntan publik untuk mengaudit LKPD tersebut.

Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya, MM menerangkan, saat ini baru dua Pemerintah Daerah (Pemda) yang LKPD-nya diaudit oleh akuntan publik di Sumatera Selatan (Sumsel), yaitu Pemkot Prabumulih dan Pemkot Lubuk Linggau.

"Ini suatu hal yang membanggakan, karena Pemkot berupaya menyajikan LKPD secara transparan dan juga akuntabel. Jadi mulai tahun depan ada dua lembaga yang mengaudit LKPD Pemkot. Dari BPK RI dan Akuntan Publik. Akuntan publik sendiri sebagai lembaga independen pemeriksa keuangan Pemkot," kata Ridho di sela-sela menyampaikan nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Akhir Massa Jabatan (AMJ) di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Selasa (2/1/2018).

Selama masa kepimpinannya, selalu berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber dana pembangunan di kota ini. Selain itu meski Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkot tidak terlalu besar.

"Untuk menjalankan program pembangunan tetap jalan, berupaya menjemput bola program dari pemerintah pusat, melengkapi sarana prasarana bagi masyarakat dan kemajuan pembangunan di kota ini," terangnya.

Mengenai pengurangan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lantaran purna bakti (pensiun), pindah dan lain-lain. Selama kepemimpinannya sudah tiga kali mengusulkan penerimaan PNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen-PAN RB) dengan memprioritaskan pegawai non PNS (honorer dan Pekerjaan Harian Lepas) asli kota ini, tetapi selalu ditolak.

"Kekurangan PNS sendiri, karena selama ini basnyak PNS asal luar kota, kalau lolos seleksi paling lama setahun mengabdi di Kota Nanas ini, selanjutnya mengusulkan pindah keluar kota," ucapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap DPRD untuk membantu pihaknya melobi Kemen PAN RB, tentunya dengan membawa rekomendasi dari pihaknya. Untuk memprioritaskan pegawai non PNS agar diangkat menjadi PNS di Bumi Seinggok Sepembuyian ini.

Suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini juga menyebutkan, pihaknya mendorong semua pihak untuk membantu pihaknya merealisasikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di kota ini. Sebagai salah satu pasokan sumber di Prabumulih.

"Supaya listrik tidak lagi padam dan selalu teraliri. Karena sudah punya PLTG sendiri. Untuk gas sendiri 6 ribu sambungan tersisa. Di tahun ini bisa direalisasikan semuanya. Sehingga 100 persen bisa menikmati gas kota," ungkap Ketua DPD Partai Golkar Prabumulih ini.

Selanjutnya, ia juga menyinggung pembangunan rumah ibadah dan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dengan dana zakat infak sodakoh (ZIS) yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

"Bagi yang belum punya tanah, kedepan kita bangunan rumah berdinding papan dan beratap seng. Tiap tahun program bedah rumah ini terus ditingkatkan," ujarnya.

Bukan hanya itu saja, pihaknya mendapatkan bantuan dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) atau Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR) dan PT PLN. Berupa, sertifikat gratis bagi warga kurang mampu dan listrik gratis untuk RTLH.

"Bagi warga yang belum memiliki buku nikah, kita adakan isbat nikah gratis dan bahkan telah memecahkan rekor muri. Dan juga, tahun lalu mewisuda ribuan santri dari TK/TPA. Agar bisa terus berjalan, kita usulkan Peraturan Wali kota (Perwako) Baca Tulis Alquran (BTA) menjadi Peraturan Daerah (Perda). Sehingga siapa pun pemimpinnya tetap bisa berjalan," rincinya.

Sementara itu, Ketua DPRD Prabumulih, H Ahmad Palo, SE menerangkan, sudah beberapa hal telah disampaikan dan sudah tertuang dalam LKPJ AMJ Wako. Sesuai ketentuan pihaknya akan segera menyelesaikan pembahasan dan pengesahannya tepat waktu.

"Semoga kerja sama antara Pemkot dan DPRD terus terjalin dengan baik, untuk menjalankan program pembangunan untuk kemajuan kota ini, “ tutupnya.

Reporter : Hardoko Susanto Editor : M.Rohali 414