Berita :: GLOBALPLANET.news

Gubernur Sumsel H Alex Noerdin saat membuka kegiatan perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940, Sabtu (14/04/2018) (foto : ist)

15 April 2018 21:06:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET.news - Kabupaten OKU Timur yang masyarakatnya terdiri dari multi etnis, agama, suku dan ras namun dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya selalu hidup rukun, aman dan damai. Oleh karena itu, sampai saat ini Kabupaten OKU Timur dengan jumlah penduduk lebih dari 700 ribu jiwa, belum pernah terjadi konflik di masyarakat atau zero konflik. 

Hal ini diungkapkan Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi saat menghadiri perayaan Dharma Santi Nyepi Tahun Saka 1940 bersama Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin di Desa Karang Menjangan Kecamatan Semendawai Timur, OKU Timur, Sabtu (14/04/2018). 

Menurut Kholid masyarakat OKU Timur selalu kompak untuk menjaga persatuan dan kesatuan baik melalui agama, adat budaya dan tradisi sehingga tidak mudah terpecah belah dan terprovokasi. “Sebab itulah di OKU Timur tidak ada konflik atau zero konflik walaupun masyarakatnya multi agama, etnis, suku dan ras,” ujar bupati. 

Kehadiran Gubernur disambut dengan berbagai kesenian Bali (foto:ist)

Pada kesempatan itupula bupati mengajak kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Hindu di Desa Karang Menjangan, Kecamatan Semendawai Timur   untuk bersama-sama mencurahkan tenaga dan pikiran, guna membangun daerah tempat tinggal demi masa depan yang lebih baik. 

Sementara Gubernur Ir H Alex Noerdin dalam sambutannya menyambut gembira pelaksanaan acara tersebut. Mengingat, di tengah kemajemukan masyarakat Sumatera Selatan pada umumnya, umat Hindu mampu menunjukkan kerukunan dan toleransi kehidupan antar umat beragama.

Seluruh Kepala Desa Kecamatan Semendawai Timur berfoto bersama dengan Gubernur dan Bupati (foto : ist)

“Sebagai rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi, Dharma Shanti merupakan moment yang tepat untuk melakukan pembinaan kepada umat manusia, khususnya umat Hindu, karena dapat meningkatkan nilai-nilai keimanan, sekaligus mempererat rasa kekeluargaan dan persaudaraan di antara kita,” ujarnya. (advetorial)

Reporter : Dadang Dinata Editor : Taufiq Akbar 1134