Berita :: GLOBALPLANET.news

Kebakaran yang menghanguskan rumah milik Meri (50) warga Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Minggu (15/4/2018). (foto: ist)

16 April 2018 17:49:48 WIB

PALI, GLOBALPLANET.news - Kesedihan yang dialami Meri (50) warga Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) masih sangat jelas terlihat dan akan sulit dihilangkan. Untuk itu, Pemkab setempat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PALI langsung memberikan bantuan tanggap darurat.

Untuk diketahui, rumah Meri ludes dilalap api Minggu (15/4/2018) sekitar pukul 14.00WIB siang saat ditinggal mengghadiri hajatan warga desa lainnya. Saat kejadian warga sekitar telah berusaha membantu namun api dengan cepat membesar dan menghanguskan rumah yang terbuat dari kayu dan papan dan seisinya.

Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, lantaran Meri beserta empat orang anaknya tengah berada di hajatan tetangganya. "Api diketahui sudah besar, lantaran saat kejadian ada warga sedang melalukan hajatan, jadi tidak ada yang mengetahui secara pasti dari mana asal api. Dan pemilik rumah juga sedang berada di rumah warga yang menggelar hajatan itu," jelas Amran, Kepala Desa Sedupi, Senin (16/4).

Saat kejadian, diakui Amran bahwa mobil pemadam kebakaran tidak sempat menuju lokasi, karena jarak tempuh cukup jauh. "Kami sudah laporkan kejadian ini ke pemerintah kabupaten PALI. Namun, untuk menghubungi Damkar, kami rasa percuma, sebab disamping jarak cukup jauh, juga saat pertama kali diketahui, api sudah hampir menghanguskan seluruh rumah," tukas Kades.

Sementara itu, Junaidi Anuar kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI membenarkan kejadian itu. Dan pihaknya bersama Dinsos telah memberikan bantuan tanggap darurat terhadap korban kebakaran. "Kami sudah data dan malah sudah beri bantuan berupa makanan, paket Sembako, pakaian dan selimut," ucap Junaidi.

Reporter : Eko Jurianto Editor : Taufiq Akbar