Berita :: GLOBALPLANET.news

16 April 2018 19:41:31 WIB 86

EMPAT LAWANG, GLOBALPLANET.news - Kabupaten Empat Lawang sudah dua kali menerima surat teguran dari Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Lahat. Hal ini menyusul belum menyalurkan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018.

Hal tersebut diakui Kepala Badan Penggelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Empat Lawang, Leo Efriansyah melalui Sekretaris BPKAD, Hendra Lezi saat dibincangi wartawan, di kantornya, Senin (16/4/2018).

Karena itu, kata Hendra, pihaknya berharap agar DD tahun anggaran 2018, segera dicairkan pihak desa, karena keterlambatan pencairan DD, akan berimbas pada transfer anggaran lain diluar DD dari pemerintah pusat.

“Sampai saat ini belum ada satupun desa di Kabupaten Empat Lawang yang cairkan DD-nya. Kita berharap, proses pengajuan pencairan ini segera dipercepat, sebab tahun DD ini ada tiga termin pencairan,” ungkap Hendra Lezi.

Ketika ditanya penyebab keterlambatan pencairan DD tahun anggaran 2018, Hendra tidak berkomentara banyak. Hanya saja dia menyebut permasalahannya ada pada desa itu sendiri.

“Menurut saya itu ada pada desa itu sendiri, proposional dan profesional mereka, itu saja,” katanya.

Kabid Pemdes Agusman Mulyadi mengatakan, sampai saat ini belum ada desa yang melakukan pencairan DD. Saat ini para kepala desa (Kades) masih mengurusi berkas pengajuan.

“Belum ada desa melakukan pencairan, kalau pengajuan pencairan sudah banyak berkasnya masuk, kalau sudah ada yang pencairan jelas kita tahu desa mana saja,” ungkap Agusman.

Dia mengaku sudah berapa kali mengimbau para Kades, untuk segera mengurus berkas dan menyelesaikan SPJ mengingat mekanisme pencairan dana desa tahun ini ada tiga tahap yakni 20-40-40.

“Bukan tidak kita sampaikan namun sudah sering dihimbau untuk mengurus berkas pencairan,” katanya.

Reporter : Rody Hartono Editor : Agus Rizal