Berita :: GLOBALPLANET.news

Pelaku Ardiansyah saat diamankan di Mapolres Muba. Pelaku ditangkap lantaran terlibat aksi pencurian tower SUTET di Desa Lumpatan Sekayu. (Foto: Amarullah Diansyah)

25 April 2018 15:40:15 WIB

MUBA, GLOBALPLANET.news - Anggota komplotan pencuri siku tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) milik PT PLN yang berada di Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), yakni Ardiansyah (19) berhasil diringkus jajaran Sat Reskrim Polres Muba, sekitar pukul 05.30 WIB, Selasa (24/4/2018).

Pelaku Ardiansyah, menyusul pelaku lain yakni Deni, warga Desa Lumpatan II, Kecamatan Sekayu yang menjadi otak pelaku dan Ratna Dewi, warga Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu yang nerupakan penadah besi tower SUTET hasil curian.

Dari informasi yang dihimpun, penangkapan pelaku Ardiansyah berkat hasil penyelidikan yang dilakukan anggota Sat Reskrim Polres Muba. Pelaku Ardiansyah sempat beberapa kali pindah lokasi persembunyian, mulai dari Palembang, Bangka, hingga di Desa Suban Kecamatan Batang Hari Leko.

"Pelaku utama terlebih dahulu sudah kita amankan dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Penangkapan pelaku Ardiansyah ini merupakan hasil lidik anggota Buser kita karena pelaku beberapa kali pindah tempat," ujar Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti, melalui Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Kemas MS Arifin, Rabu (25/4/2018)

Setelah termonitor jelas keberadaan pelaku, sambung Arifin, anggotanya langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di tempat persembunyiannya di Sako Kenten Palembang, sekitar pukul 05.30 WIB dan langsung diamankan.

"Selain mencuri besi tower SUTET, pelaku juga pernah melakukan aksi pencurian besi jembatan. Masih ada dua pelaku lagi yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dalam pengejaran. Untuk pelaku Ardiansyah, kita kenakan Pasal 363 Ayat 1 KUH Pidana," jelasnya.

Sementara itu, Pelaku Ardiansyah mengaku saat melakukan aksi pencurian, dirinya berperan sebagai tukang jual dan mengangkat besi-besi dari lokasi pencurian. Dari hasil pencurian, dirinya mendapatkan bagian sebanyak tiga kali yakni Rp100.000, Rp75.000, dan Rp50.000. "Uangnya digunakan untuk keprluan sehari hari," ucap dia.

Selama pengejaran, Ardiansyah mengaku dirinya sempat pulang ke Palembang selama dua minggu, selanjutnya pergi ke Pulau Bangka selama tiga hari. "Saya kembali lagi ke Palembang, lalu pergi ke Suban untuk molot (nambang) minyak mentah, lalu pulang lagi ke Palembang," tandasnya.

Sekedar informasi, modus atau cara para pelaku melakukan pencurian yakni dengan cara pelaku memotong baut besi plat member tower dengan menggunakan gerinda, akibatnya total besi yang hilang dari peristiwa tersebut sebanyak 150 batang besi member tower dengan jumlah total kerugian RP 2 Miliar.

Reporter : Amarullah Diansyah Editor : M.Rohali 557