Berita :: GLOBALPLANET.news

Koordinator TRGD Provinsi Sumsel, Dr Najib Asmani saat memberikan materi dalam pelatihan pengendalian kebakaran lahan dan kebun perusahaan anggota GAPKI Sumsel di Kantor PTPN VII KM 9 Palembang, Rabu (2/5/2018). (Foto: Karerek)

02 Mei 2018 20:44:00 WIB

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Tim Restorasi Gambut (TRG) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memantapkan upaya pencegahan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam rangka menjelang pelaksanaan Asian Games 2018 di Kota Palembang.

Koordinator TRGD Provinsi Sumsel, Dr Najib Asmani mengungkapkan, dalam upaya mencegah terjadinya Kerhutla di Sumsel, pihaknya bakal memfokuskan dan memaksimalkan pada aspek pamantauan dan pemberdayaan masyarakat di sektor kawasan rawan kebakaran.

Upaya ini terus dilakukan pihaknya agar Sumsel benar-benar terhindar dari insiden Kerhutla selama pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang.

"Ada 47 desa di Sumsel jika terbakar asapnya mengarah ke Jakabaring. Fokus kita melakukan pemantauan dan pemeberdayaan masyarakat pada desa-desa tersebut agar Kerhutla tidak terjadi," ungkapnya usai memberi materi dalam kegiatan pelatihan pengendalian kebakaran lahan dan kebun perusahaan anggota GAPKI Sumsel di Kantor PTPN VII KM 9 Palembang, Rabu (2/5/2018).

Menurut staf khusus Gubernur Sumsel Bidang Perubahan Iklim ini, dalam upaya tersebut pihaknya masih mengalami kendala terutama dalam proses pemantauan yang dilakukan pada malam hari. Salah satu opsi bisa dilakukan pemantauan yang baik pada malam hari diperlukannya drone yang bisa menjangkau area seluas 5 KM.

"Kita membutuhkan sebanyak 150 buah drone untuk memantau. Kalau tidak ada drone, maka proses pemantauan akan susah dilakukan terutama saat malam hari," terangnya.

Ditambahkannya, jika semua indikator tetersebut terpenuhi maka Sumsel akan benar-benar terhindar dari Karhutla dan sesuai dengan harapan bersama.

Reporter : Karerek Editor : M.Rohali 250