Berita :: GLOBALPLANET.news

Rakor konsolidasi persiapan Program Bekerja di Setda OKI, Kamis (2/8/2018). (Foto: Eko Saputra)

02 Agustus 2018 16:49:59 WIB

OKI, GLOBALPLANET.news - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir membuat program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang melibatkan instansi lintas sektoral. Program ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab OKI yang ingin menekan angka kemiskinan di Bumi Bende Seguguk.

Kabupaten OKI menjadi satu-satunya kabupaten yang dipilih dari Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) oleh pemerintah Pusat masuk dalam program Bekerja.

"Dari seluruh Indonesa, cuma 11 provinsi yang ditunjuk, dan di Sumsel hanya OKI yang menjadi pilot projects, dan ini yang pertama kali," kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI, Aris Panani, ST, MSi dalam rakor konsolidasi persiapan Program Bekerja di Setda OKI, Kamis (2/8/2018).

Diungkapkannya, sebelum bekerja dan memilih Kabupaten OKI, tim telah bekerja dan menverifikasi sehingga terpilih dua kecamatan yaitu Kecamatan Teluk Gelam dan Lempuing Jaya.

"Minggu depan kemungkian sudah bisa dimulai, dan rencananya nanti akan diresmikan oleh Menteri Pertanian. Penetapan pemilihan target sendiri berdasarkan data TNP2K," jelasnya.

Program ini sendiri merupakan program dengan sasaran individu dengan estimasi akan mendapatkan bantuan 50 ekor ayam dengan pakan sampai ayam berumur tiga bulan.

"Ayamnya jenis ayam kampung dan bisa bertelur. Hasilnya nanti bisa mereka jual dan ke depan bisa dikembangkan oleh mereka sendiri dengan pengawasan dari pemerintah," terangnya.

"Target 300 ribu ayam, itu dari Dirjen PKH. Karena ini keroyokan dari berbagai instansi jadi nanti rencananya dari PSP ada Kandang, ke depan juga rencananya ada cabe dan duku dari Dirjen Holtikultura, termasuk dari Perkebunan nanti ada komoditi kelapa. Jadi itu anggaran dari bidang masing-masing," sambungnya.

Sementara itu, Buapti OKI, H Iskandar, SE melalui Sekretaris Daerah (Sekda) OKI, H Husin, SPd mengungkapkan, program ini merupakan proyek strategis dari pemerintah pusat. Yang mana, ternak-ternak ini diberikan sebagai stimulus dengan harapan program ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan diharapkan akan membawa perubahan bagi taraf kehidupan dari masyarakat itu sendiri.

Slain itu, program ini diharapkan dapat betul-betul menekan angka kemiskinan di OKI. "Kemiskinan akan berdampak kepada masalah sosial lainnya. Jika tidak diatasi ini akan berdampak ke masalah sosial hingga kriminalitas dan menggangu stabilitas daerah," kata Sekda.

"Melalui ini, diharapkan dapat menjadi program yang ditujukan kepada warga agar lebih efektif dan efisien sehingga bisa dirasakan masyarakat. Selain itu, penanggulangan terhadap kemiskinan ini memang membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak," tegasnya.

Reporter : Eko Saputra Editor : M.Rohali 316