loader

446 Polisi Amankan Pemilu di OKU Timur

Foto

OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Polres OKU Timur Polda Sumsel melaksanakan apel pergelaran pasukan dan perlengkapan PAM TPS, di lapangan apel Satya Haprabu, Jumat (09/02/2024).

Apel pergelaran pasukan dan perlengkapan PAM TPS Pemilu 2024 diikuti dan dilaksanakan oleh Seluruh personel yang terlibat terkena Sprint Operasi Mantab Brata 2024 terdiri dari personel Polres dan Polsek jajaran.

Sebelum pelaksanaan apel pergelaran pasukan dan perlengkapan PAM TPS Pemilu 2024 telah didistribusikan perlengkapan Peralatan berupa Tas ransel, kaos kaki dan Makanan Tambahan(MTP).

Pada apel pergelaran pasukan tersebut Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setypno, SIK, MH, selaku pimpinan apel secara simbolis menyematkan maupun memasangkan tas ransel kepada perwakilan personel yang akan melakukan melaksanakan tugas sebagai pengamanan di TPS.

Personel yang akan melaksanakan PAM TPS pada saat pemungutan suara yang berjumlah Personel Polres sebanyak 153 orang, Polsek sebanyak 174, BKO dari Polda Polda Sumsel sebanyak 119 orang, sehingga total sebanyak 446 personel.

Personel tersebut nantinya akan tersebar di 20 Kecamatan dan 332 Desa yang ada dalam Wilayah Hukum Polres OKU Timur Polda Sumsel. Jumlah TPS di OKU Timur berjumlah 2180 TPS. Terdiri dari

TPS kurang rawan, 2073, TPS rawan 105, TPS khusus dua. TPS khusus dikatagorikan sangat rawan berada di Lapas Martapura termasuk di Kelurahan Pasar Martapura Kecamatan Martapura OKU Timur.

Kapolres OKU Timur Polda Sumsel selaku Pimpinan apel pasukan dan perlengkapan PAM TPS Pemilu 2024, mengatakan, laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab bekerja Keras, iklas,cerdas dan tuntas. Kenali wilayah tugas masing masing, kenali rekan maupun patner yang menjadi rekan dalam pelaksanaan tugas di TPS, serta kenali juga KPPS dan PPS jika perlu buat group WA.

Kenali Karateristik masyarakat di wilayah rekan-rekan bertugas dan jangan meremehkan situasi. Perlu diingatkan kembali personel PAM TPS harus berada diluar TPS harus fokus dengan apa yang menjadi tugas pokoknya.

Jangan apatis, tidak ada personel yang membuat pelanggaran dan harus serius dan humanis dalam melaksanakan tugas.

"Tidak ada Personel yang meninggalkan tugasnya sebelum seluruh rangkaian yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya selesai," katanya.

Share