PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - "Hadirnya alat ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para medis dalam mendeteksi lebih cepat mengenai Covid-19 ini," ujar Eko.
Selain GeNose, dalam kegiatan itu, turut dilaunching juga beberapa alat kesehatan baru yakni Ureyeroscopic Listhotripsy, Laparoskopi, unit transfusi darah dan terapi plasma konvalesen. “Dengan berbagai alat yang dihadirkan ini, kita mengapresiasi apa yang dilakukan Kabid Dokes dan Karumkit dalam peningkatan fasilitas,” katanya.
Namun, lanjutnya, hal ini juga harus diikuti dengan pelayanan yang diberikan, khusunya SDM. Ia menjelaskan untuk cara kerja alat GeNose ini sangat mudah. "Orang itu cukup meniupkan nafasnya ke dalam sebuah kantong plastik, kemudian kantong itu akan dimasukan ke dalam alat GeNose," kata dia.
"Sehingga dengan sendirinya, kantong plastik yang berisikan nafas tadi langsung kempes. Dengan waktu bersamaan, hasil akan diketahui apakah seseorang terinfeksi Covid-19 atau tidak," sambung dia.
Sementara, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, AKBP Dr Wahono Edhi Prastowo Sp PD FINASIM mengatakan, keberadaan GeNose di RS Bhayangkara M Hasan baru kali yang pertama di Sumsel, dan belum ada di rumah sakit lain.
Dalam penggunaan GeNose, juga dibutuhkan tempat yang bersih dan tidak banyak bau-bau yang menyengat. “Jadi selain harga pengecekan murah, juga hasilnya cepat. Alat ini di Sumsel hanya ada di tempat kita saja,” tutupnya.











