loader

Sumsel Terima Penghargaan dari BKBKN terkait Program Penurunan Angka Stunting 

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Gubernur Sumsel Herman Deru mendapatkan apresiasi langsung dariKepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Penghargaan terkait keberhasilan menurunkan angka stunting sebesar 6,2%  dalam  percepatan penurunan stunting di Indonesia Tahun 2022.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo angka stunting Provinsi Sumsel yang sebelumnya 24,8 % pada tahun 2021 dapat diturunkan dengan cepat sebesar 6,2% atau menjadi 18,6% di tahun 2022.
 
“Angka ini sebelumnya tidak pernah dicapai, ini merupakan hasil dari kepemimpinan Bapak Gubernur yang tentu saja kepemimpinan dari para bupati, wakil bupati, walikota  dan  wakil walikota di Sumatera Selatan,” katanya.
 
Sumsel saat ini sudah mulai memiliki banyak bonus demografi. Sebab kedepan jumlah penduduk  yang besar adalah aset pembangunan yang luar bisa, dengan catatan jumlah penduduk harus berkualitas. Karena itu penuruan stunting tergantung dengan penduduk yang berkualitas.
 
“Upaya meningkatkan kualitas Sumber daya manusia yang efektif dan efisien, berbicara mengenai stunting kita harus multi program, kata kuncinya  kolaborasi dan sinergitas,” tandasnya.
 
Gubernur Herman Deru mengakui suksesnya penurunan angka stunting yang  pesat di Sumsel bukan hanya buah dari kerja keras dari Pemprov Sumsel saja. Melainkan melibatkan semua pihak, mulai dari bupati/wali kota, stakeholder, TNI/Polri dan dukungan seluruh masyarakat. 
 
“Kita bisa terus jalan berkerja secara kolaboratif, artinya dengan momen ini, mari kita laksanakan kerja baik, meskipun dianggap jadul, Sumsel terbaik penurunan stunting, tidak mungkin berkerja tanpa peran serta bupati/wali kota dan stakeholder. Ini menjadi tugas berat bagi kita untuk mempertahankannya,” tegas Herman Deru.
 

Share