MEDAN, GLOBALPLANET.news - Kepala BPS Sumut, Dr Syech Suhaimi SE MSi, mengatakan, pencacahan akan dimulai pada Selasa (1/9/2020) dengan memperhatikan aspek protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19.
Pencacahan yang akan dilakukan, sambung Suhaimi merupakan kelanjutan dari sensus yang telah dilakukan beberapa waktu lalu, baik secara online maupun tatap muka.
"Kalau proses sensus yang sebelumnya yang tercatat adalah sebanyak 2,34 juta penduduk Sumatera Utara, atau sekitar 15,84 persen dari proyeksi jumlah penduduk Sumatera Utara tahun 2020," ujar sosok ramah asal Provinsi Aceh ini.
Ia menambahkan, pada SP2020 Online juga telah berhasil mencatat 561,89 ribu keluarga atau sekitar 14,78 persen keluarga di Sumatera Utara yang tercatat.
Dengan jumlah itu, saat ini masih ada sekitar lebih 84 persen penduduk Sumatera Utara yang belum tercatat pada SP2020 Online dan harus dicatat pada sensus penduduk September 2020.
"Dan jumlah tersebut akan terus bertambah mengingat mobiltas penduduk yang pasti terjadi dalam beberapa bulan terakhir," tegas Syech Suhaimi.
Pelaksanaan kick off di Sumut sendiri digelar di kantor BPS Sumut Jalan Asrama nomor 179, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Helvetia, Medan. Acara itu dilakukan dengan menerapkan standar dan protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19.
Acara juga dihadiri langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Capil), M Ismail P Sinaga, Kadis Kominfo Sumut, Irman, Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Sumut, Muhamad Mukhanif, dan sejumlah pejabat teras BPS Sumut, dan peserta lainnya.











