LAHAT, GLOBALPLANET - " Untuk tahap pertama tahun ini dianggarkan Rp 3 milyar. Sementara totalnya sekitar Rp 28 milyar, sekarang masih dalam proses tender," ungkap Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Lahat, Limra Naufal ST, Minggu (6/9/2020)
Dijelaskan Limrah pembangunan tahap pertam RS Pratama seluas dua hektar tersebut awalnya akan dibangun ruang UGD, kantor administrasu dan rawat jalan dulu.
" Nanti akan dibangun Berupa rawat inap, rawat jalan, poliklinik, kantor, laboratorium, UGD, kamar mayat, Radiologi, kantin, masjid termasuk parkiran.
Untuk diketahui bahwa lokasi RS Pertama itu berada didekat kawasan Unit Pembibitan dan Pembinahan Dinas Pertanian Lahat, Desa Muara Danau, Kecamatan Tanjung Tebat Lahat. Bupati Lahat Cik Ujang SH mengungkapkan dipilihanya lokasi tersebut, lantaran letaknya strategis berada di pinggir jalan lintas Sumatera, Lahat - Pagaralam. Adanya rumah sakit di kawasan tersebut bisa membantu warga di beberapa Kecamatan yang ada di sekitar rumah sakit. Sepeti Pagar Gunung, Kota Agung, Tanjung Tebat, Gumay Ulu, Mulam Ulu, Mulak Sebingkai dan lainya.
" Kalau di Merapi lebih dekat ke Muara Enim dan Lahat. Jadi di Tanjung Tebat lebih strategis dan tanahnya juga tanah Pemkab," ungkap Bupati Lahat, sedangkan untuk dana berasal dari APBD Provinsi. Kemudian dari APBD seperti aset tanah, DED, dan mobilernya.
Seperti diketahui sebelumnya, Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM membantu pembangunan rumah sakit (RS) pratama di Kabupaten Lahat, pada Februari lalu 2019 lalu saat kunjungan ke Kabupaten Lahat.
Bantuan rumah sakit pratama ini sebagai bentuk penghargaan bagi Pemerintah Daerah Lahat. Lantaran sudah UHC (Universal Health Coverage). Warga miskin dan mendekati miskin di Kabupaten Lahat ditanggung Pemda Lahat melalui BPJS Kesehatan.











