loader

Tenaga Medis Banyuasin Terima Bantuan Insentif Rp 7,1 Miliar

Foto

BANYUASIN, GLOBALPLANET.news - Bupati Banyuasin, H Askolani, menyampaikan, bantuan dari pemerintah untuk insentif tenaga medis penanganan COVID - 19 dalam kurun waktu 3 bulan. 

Bantuan ini bentuk perhatian dan kasih sayang yang diberikan pemerintah atas pengorbanan tenaga media yang telah bekerja siang dan malam, menguras tenaga pikiran serta keselamatan untuk kepentingan masyarakat.

"Saya atas nama Pemkab Banyuasin mengucapkan ribuan terima kasih kepada tenaga medis sebagai garda terdepan menangani covid-19," ujar dia usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Senin (7/9/2020).

Dikatakan Askolani, tumbuhnya wabah COVID - 19 di Banyuasin, karena di wilayahnya terletak dekat Kota Palembang. Penyebaran cukup riskan terjangkit, sebab itu, jika Palembang zona merah akan berdampak pula di Banyuasin. "Soalnya, warga Banyuasin banyak kerja di Palembang, ada pegawai di Banyuasin tinggal di Palembang, wajar jika ada warga yang terjangkit," paparnya.

Lebih lanjut Askolani mengatakan, tingkat kesembuhan pasien COVID - 19 di Banyuasin patut diapresiasi. Sebab, dari 313 orang pasien, kesembuhan mencapai 252 orang. "Upaya ini berkat dari tenaga medis yang kerjanya ikhlas melayani masyarakat. Dengan insentif yang diterima tentu tidak sebanding dengan bantuan yang diberikan pemerintah,"katanya.

Dampak Covid -19 ini, menurut Askolani telah membuat pemerintah harus mengeluarkan biaya untuk menangani dampaknya yang cukup besar. "Alhamdulillah bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemprov dan Kabupaten totalnya lebih dari Rp.500 miliar. Mudah-mudahan wabah ini cepat di tanggani dan tidak ada lagi," harapnya. 

Ia meminta tim gugus tugas tetap semangat kerja dalam mananggani wabah covid-19 hingga benar-benar pergi dan tidak ada lagi di Bumi Sedulang Setudung. "Yang terpenting dalam menjalankan aktivitas sehari-hari tetap pakai masker dan gunakam protokol kesehatan," pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin, dr. Renni Sahara, mengatakan, Intensif tahap 1 (satu) untuk 290 orang tenaga kesehatan terdiri dari 49 Dokter, 78 Perawat, 76 Bidan dan 87 Tenaga Kesehatan lainnya untuk periode Maret -Mei tahun 2020.

“Telah ditransfer ke rekening masing-masing petugas pada 2 September 2020 dengan rincian sebesar Rp. 2. 028.027.689 Puskesmas, Dinas Kesehatan sebesar Rp. 72. 272.730 dan RSUD Banyuasin sebesar Rp. 379.090.902,” pungkas dia. 

Share