loader

Musim Hujan, Petani Mulai Garap Sawah Tadah Hujan

Foto

LAHAT, GLOBALPLANET - Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat, Eti Listina SP MM melalui Kabid Bidang Tanaman Pangan dan Holtikulturan Dian Iskandar SP MSi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, saat ini petani mulai melakukan pengelolaan tanah lahan persawahan tadah hujan.

"Ya, mudah-mudahan bulan November sudah selesai tanam semua,"kata Dian, saat dikonfrimasi, Kamis (14/10/2021)

Untuk jadwal budidaya sawah tadah hujan sendiri yakni pada bulan Oktober sampai Desember. Dian menjelaskan, sawah tadah hujan bisa dilakukan sangat mengandalkan curah hujan. Sehingga, apabila di lakukan lebih dari sekali budidaya per tahun, resiko penurunan hasil bahkan mungkin bisa gagal apabila terjadi perubahan musim hujan, misalnya musim hujannya pendek.

"Kalau sering di sebut itu penanaman selang, tapi resikonya penurunan hasil bahkan bisa gagal panen apabila terjadi perubahan musim," terangnya.

Sedangkan produktifitas padi ladang atau sawah tadah hujan rata-rata 3.9 - 4.0 ton gabah kering panen.

Sementara, Kabid Sarana Prasarana, Al Fatah disampaikan, Kasi Lahan dan Irigasi, Muhaimin SE MM mengungkapkan, Dari catatannya, untuk luas lahan sawah tadah hujan di Kabupaten Lahat yakni 1.178 hektar.

"Yang paling banyak di wikayah Kecamatan Merapi Timur, Merapi Barat, Kikim Timur dan Gumay Talang," sampainya.

Share

Ads