loader

GAPKI Sumsel Beri Santunan dan Kenalkan Sawit Pada Ratusan Siswa RTYD Desa Quran Palembang

Foto
Sekretaris GAPKI Sumsel, Zaghlul Darwis Saat memberikan santunan pada siswa RTYD Desa Quran

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Sumatera Selatan  menyantuni 390 Siswa siswi Rumah Tahfidz Yatim Duafa (RTYD) Desa Quran Palembang, Rabu (3/4/2024).

Sejumlah pengurus hadir langsung dalam agenda penyerahan santunan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris GAPKI Sumsel Zaghlul Darwis. 

Selain memberikan santunan, GAPKI juga memperkenalkan Sawit kepada para siswa RTYD Desa Quran yang disampaikan langsung oleh Pengurus GAPKI Sumsel Bidang Komunikasi, Publikasi dan Kampanye Positif, Anung Riyanta.

Sekretaris GAPKI Sumsel, Zaghlul Darwis  mengatakan, bahwa GAPKI Sumsel hadir untuk Berbagi Kebahagiaan di bulan Ramadhan.

"Kami datang dalam rangka untuk berbagi kebahagiaan kepada para siswa dan siswi, mudah mudahan apa yang kita berikan ini dapat membantu para siswa sekalian terutama dapat memberikan semangat untuk belajar," katanya.

Menurut Zaghlul Darwis ada sebanyak 390 Siswa/Santri Yatim dan Dhuafa di Desa Quran yang diberikan santunan.

"Selain memberikan santunan kita juga hadir untuk mengenalkan kelapa sawit kepada para siswa," jelasnya.

Kabid Komunikasi, Publikasi dan Kampanye Positif GAPKI Sumsel Anung Riyanta selaku narasumber dalam kesempatan itu mengenalkan Sawit mulai dari benih kemudian pembibitan hingga menjadi pohon sawit muda yang kualitasnya bagus dan berbuah. 

"Kita jelaskan juga tentang manfaat dari bagian pohon sawit yang tidak menghasilkan limbah," ujarnya.

Begitu juga tentang manfaat dari buah sawit, salah satunya jadi minyak sayur, dan banyak lagi produk lain dari bahan baku sawit, seperti sabun, lipstik, margarin, shampo,ditergen, pasta gigi dan banyak lagi yang lainnya.

"Yang pasti kita ini selama 24 jam akan berhubungan dengan sawit," ungkapnya.

"Kami bersyukur anak-anak cukup interaktif, rasa ingin tahu terhadap sawit sangat tinggi banyak sekali anak-anak yang bertanya tentang sawit," tambahnya.

Kepala Desa Quran, Muhammad Syafii menyambut baik atas kehadiran pengurus GAPKI Sumsel. 

"Kami sangat tersanjung sekali telah didatangi oleh pengurus GAPKI Sumsel, kami juga mengucapkan terimakasih atas santunan yang diberikan, ini sangat bermanfaat sekali untuk membantu siswa siswi kita yang Yatim dan dhuafa," ucapnya.

Lanjut Muhammad Syafii, bahwa selama Ramadhan pihaknya mengadakan Desa Quran Fest.

'Kita mengajak tokoh-tokoh di Sumsel untuk berbagi kebagiaan dengan para siswa siswi penghafal Al quran," jelasnya.

Desa Quran adalah wadah pendidikan untuk anak yang yatim dhuafa agar mereka bisa mendapatkan pendidikan yang layak. 

"Ini adalah sekolah formal kurikulumnya pendidikan  Islam terpadu sementara muridnya yatim dhuafa dan gratis tidak dipungut biaya," terangnya.

"Kita juga akan tambah ruang belajar baru dan asrama untuk anak anak. Target kami bisa membina 1000 anak yatim dhuafa," jelasnya.

Anak-anak usia belia yang mengikuti pendidikan di Desa Quran  diupayakan mendapatkan kenyamanan dalam beraktivitas menghapal Alquran.

Konsep yang diusung di pusat pendidikan Alquran ini berbeda dari tempat-tempat lain, yang mana juga disediakan ruang bagi santri untuk berwirausaha dan bercocok tanam.

Share

Ads