PALEMBANG, GLOBALPLANET - Diduga akan bunuh diri (Budir) dengan cara melompat dari atas Jembatan Ampera, namun aksi ibu rumah tangga (IRT) inisial PT (18) ini berhasil digagalkan anggota Kepolisian Pos Lantas 502, Minggu (30/11/2025) pagi.
Petugas Satlantas yang sedang melakukan patroli langsung menghentikan aksi perempuan muda ini yang sudah berada dipinggir Jembatan Ampera. Respon cepat dilakukan juga menindaklanjuti laporan warga. Dipimpin Aipda Dosan Dinata, bersama dua rekannya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Di TKP, petugas melihat korban menjerit - jerit histeris. Setelah dibujuk sampai tenang, lalu korban lansung dibawa ke Pos 502 yang ada dibawah Jembatan Ampera.
Sementara itu, PT mengatakan bahwa dirinya baru menikah 1 tahun namun kerap menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suaminya.
"Baru 1 tahun menikah tetapi sudah sering mendapatkan perlakuan KDRT oleh suami, makanya saya hendak mengakhiri hidup," katanya masih terlihat trauma saat ditanya petugas polisi.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Paradipta didampingi Kanit Gakkum, Iptu Hermanto membenarkan adanya anggota Satlantas Polrestabes Palembang yang menggagalkan aksi bunuh diri seorang wanita di atas jembatan Ampera.
"Iya benar, Saat itu anggota sedang patroli dan mendapatkan laporan dari warga. Lalu dengan cepat mendatangi TKP," ujarnya.
Lanjut Finan menjelaskan bahwa, saat di TKP anggota langsung membujuk korban untuk tidak melompat. "Setelah berhasil ditenangkan, korban langsung diamankan dibawah ke Pos Lantas 502 Ampera, jadi kita telah memanggil keluarga korban untuk menjemput korban," tutupnya.
Ahmad Teddy Kusuma Negara










