loader

Kesehatan Mental di Kalangan Mahasiswa: Pentingnya Perhatian dan Dukungan

Foto

ARTIKEL - ini akan membahas mengenai pentingnya kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan tantangan-tantangan yang sering dihadapi. Kami akan memberikan tips kesehatan mental yang dapat membantu mahasiswa menjaga keseimbangan antara akademik dan kehidupan pribadi mereka. 

Dalam artikel ini, kita akan membahas strategi kesehatan mental yang dapat anda lakukan untuk mengelola stres, menjaga kebugaran fisik, mengembangkan hubungan sosial yang sehat dan memanfaatkan sumber daya pendukung yang tersedia di kampus.

Perkembangan dunia pendidikan telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan mahasiswa. Beban akademik yang tinggi, tekanan sosial, tuntutan untuk mencapai prestasi yang tinggi dan adaptasi dengan kehidupan kampus baru adalah beberapa faktor yang dapat berdampak pada kesehatan mental mahasiswa. 

Oleh karena itu, penting untuk memahami pentingnya kesehatan mental di kalangan mahasiswa dan menyediakan dukungan yang memadai untuk mencegah atau mengatasi masalah kesehatan mental. Salah satu masalah utama yang sering dihadapi mahasiswa adalah kecemasan. Selain itu, ketakutan akan kegagalan atau tidak memenuhi harapan dapat meningkatkan ketakutan ini. Tidak jarang juga mahasiswa dalam kasus ini mengalami serangan panik, gangguan tidur, dan perasaan cemas yang terus menerus.

Depresi juga menjadi perhatian serius dalam kesehatan mental mahasiswa. Transisi ke kehidupan kampus seringkali berarti meninggalkan sistem dukungan yang telah dikenal sebelumnya dan menghadapi tantangan baru secara sendirian. Perasaan kesepian, kangen rumah dan tekanan untuk beradaptasi dapat memicu timbulnya depresi. 

Beban akademik yang berat dan kebutuhan untuk mengatasi banyak tanggung jawab juga dapat menjadi terlalu berat, menyebabkan perasaan putus asa dan sedih. Selain itu, stigmatisasi terhadap masalah kesehatan mental juga berdampak pada mahasiswa. 

Banyak mahasiswa enggan mencari bantuan karena takut dihakimi atau dianggap lemah. Hal ini menghambat mereka untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya yang tersedia di kampus. Universitas dan perguruan tinggi mulai menyadari masalah ini dan mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk mengurangi stigma dan meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental.

Pengertian Kesehatan Mental

Kesehatan mental adalah kondisi di mana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya. 

Kesehatan mental yang baik adalah kondisi ketika batin kita berada dalam keadaan tentram dan tenang, sehingga memungkinkan kita untuk menikmati kehidupan sehari-hari dan menghargai orang lain di sekitar. Pada kondisi yang sebaliknya, kesehatan mental terganggu dapat mengakibatkan gangguan emosi, kejiwaan, dan psikis, yang dapat mengubah cara seseorang dalam mengatasi stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan memicu hasrat untuk menyakiti diri sendiri. Beberapa gejala atau tanda penyakit mental yang mungkin terjadi pada anak antara lain perubahan perilaku, kekerasan, kecemasan dan perilaku buruk.

Dampak Kesehatan Mental bagi Mahasiswa

Dampak masalah kesehatan mental terhadap hasil akademik tidak boleh diabaikan. Mahasiswa yang mengalami masalah kesehatan mental seringkali sulit berkonsentrasi, kehilangan motivasi, dan sulit menyelesaikan tugas tepat waktu. Hal ini dapat menyebabkan penurunan nilai, yang kemudian berkontribusi pada peningkatan stres dan kecemasan.

Perguruan tinggi sedang mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah kesehatan mental di kalangan mahasiswa. Mereka meningkatkan ketersediaan layanan konseling, mengadakan kampanye kesadaran kesehatan mental, dan menyediakan sumber daya dan kelompok dukungan. 

Penting bagi mahasiswa untuk mengetahui sumber daya ini dan mencari bantuan ketika diperlukan. Menjaga keseimbangan antara kehidupan akademik dan non-akademik, membangun sistem dukungan yang kuat, dan merawat diri sendiri juga merupakan hal yang penting dalam menjaga kesehatan mental.

Strategi kesehatan mental yang dapat dilakukan untuk mengelola stres, menjaga kebugaran fisik, mengembangkan hubungan sosial yang sehat, dan memanfaatkan sumber daya pendukung yang tersedia di kampus meliputi:

1. Istirahat yang cukup dapat meningkatkan fungsi kognitif, suasana hati, dan manajemen stres.

2. Olahraga teratur melepaskan endorfin, hormon yang meningkatkan mood dan mengurangi stres.

3. Mengonsumsi makanan sehat yang kaya buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres.

4. Mengelola rasa stres dengan banyak cara untuk mengatasi stres, seperti teknik relaksasi, meditasi, dan olahraga. 

5. Tetapkan tujuan yang realistis untuk mencapai tujuan dapat meningkatkan harga diri dan rasa kontrol.

6. Jika Anda memiliki masalah kesehatan mental, jangan takut untuk mencari bantuan professional. Seorang terapis dapat membantu anda mengembangkan keterampilan manajemen stres, mengatasi masalah, dan meningkatkan kesehatan mental anda. 

7. Perencanaan waktu yang efisien dengan menjadwalkan kegiatan dengan bijak dapat membantu mengurangi rasa terburu-buru dan meningkatkan produktivitas.

8. Olahraga teratur yaitu utamakan aktivitas fisik teratur tidak hanya baik untuk kesehatan fisik, tetapi juga memiliki dampak positif pada kesejahteraan mental.

9. Teknik relaksasi dan meditasi dapat menerapkan teknik relaksasi, seperti meditasi dan pernapasan dalam, dapat membantu menenangkan pikiran dan meredakan ketegangan tubuh.

10. Menjaga keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi memiliki keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi adalah kunci untuk mencegah stres yang berlebihan.

11. Komunikasi efektif dengan berbicara terbuka dengan orang-orang terdekat dapat memberikan outlet yang penting untuk mengekspresikan perasaan dan mengatasi stres.

12. Pendekatan positif terhadap masalah dapat mengubah cara pandang terhadap situasi stres dan mengembangkan sikap positif terhadap tantangan dapat membantu mengurangi dampak stres.

13. Merawat diri sendiri dengan memberikan waktu untuk diri sendiri, merawat tubuh, dan melakukan aktivitas yang disukai dapat menjadi investasi berharga untuk kesejahteraan mental.

14. Mengelola stres sehari-hari dapat membantu anda menjaga keseimbangan mental dan menghindari akumulasi stres yang berlebihan.

Ini hanya beberapa contoh strategi kesehatan mental yang dapat dilakukan untuk mengelola stres, menjaga kebugaran fisik, mengembangkan hubungan sosial yang sehat, dan memanfaatkan sumber daya pendukung yang tersedia di kampus. Setiap individu atau organisasi harus menyesuaikan strategi ini sesuai dengan kebutuhan dan situasi yang ada.

 

Upaya Tips Menjaga Kesehatan Mental bagi Mahasiswa

Untuk menjaga kesehatan mental, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh mahasiswa. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dicoba untuk tetap menjaga kesehatan mental :

1. Terhubung dengan dukungan sosial

Selalu terhubung dengan dukungan sosial, seperti keluarga, dan jika perlu, jangan ragu untuk menghubungi bantuan tenaga professional.

2. Berolahraga Secara Teratur

Berolahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan mental. Meskipun sulit dilakukan, tetapi merupakan langkah yang penting untuk kesehatan mental

3. Mengelola Stres

Mahasiswa perlu belajar cara mengelola stres, karena tuntutan perkuliahan dan kehidupan dapat menyebabkan stres. Dengan menjaga kesehatan mental, mahasiswa memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk jarang merasa stress.

4. Menjaga Komunikasi

Penting untuk menjaga komunikasi dengan orang-orang terdekat, seperti keluarga, sahabat, atau orang yang dipercaya. Mencurahkan perasaan dan berkomunikasi dapat membantu menjaga kesehatan mental.

5. Mengenali dan Memahami Diri Sendiri

Mahasiswa perlu mengenali dan memahami diri sendiri, baik secara fisik maupun mental, agar dapat mengambil langkah pencegahan jika ada gejala kesehatan mental. Lingkungan yang sehat dan suportif juga dapat meningkatkan kesehatan jiwa mahasiswa .

6. Menghindari Beban Berlebihan

Mahasiswa sebaiknya tidak membebani diri sendiri dan mengatur waktu tidur yang cukup, karena kurang tidur dapat berisiko terhadap kesehatan mental.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk tetap menjaga kondisi kesehatan mentalnya.

Oleh karena itu, kesehatan mental pada mahasiswa merupakan yang perlu mendapat perhatian serius. Stres dan tuntutan kehidupan kampus dapat berdampak negatif terhadap Kesehatan mental mahasiswa. Oleh karena itu, penting bagi tiap universitas, perguruan tinggi, dan mahasiswa untuk memprioritaskan kesehatan mental, menciptakan lingkungan yang mendukung, dan mendorong orang untuk mencari bantuan.

 

Penulis : Ainun Nisha Asmaul Husna, Mahasiswi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial Politik UIN Raden Fatah Palembang

 

Referensi : 

https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/362/mengenal-pentingnya-kesehatan-mental-pada-remaja

https://www.halodoc.com/kesehatan/kesehatan-mental#h-pengertian-kesehatan-mental

 

 

Share

Ads