loader

Takut Panggilan Polisi, Belasan Mahasiswa UIN Raden Fatah Diantar Rektor Temui Penyidik

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Sebanyak 19 Orang Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang. Pada Senin (21/11/22), akan menjalani pemerikaan oleh Unit 1 Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Pemeriksaan terhadap 19 orang tersebut terkait kasus penganiyaan terhadap Arya Lesmana Putera (19), saat mengikuti kegiatan dasar (diksar) di bumi perkemahan Gandus yang digelar oleh Kegiatan Mahasiwa Khusus Litbang UIN Raden Fatah. Jumat 30 September 2022 lalu.

Ditemui di Polda Sumsel Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof Dr Nyayu Khodijah, S Ag M Si mengatakan, kehadiran ke Polda Sumsel ini untuk mengantar  mahasiswanya menemui penyidik untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus penganiyaan terhadap Arya. 

Total ada 20 orang yang akan dilakukan pemeriksaan satu orang sudah diperiksa dan masih 19 orang yang belum.

"Ketika 19 orang belum datang memenuhi panggilan polisi, kemudia saya tanya kenapa tidak mau menemui penyidik, mereka pun mengatakan kalau tidak berani takut atau sebagainya. Jadi hari ini langsung saya antarkan kesini memberikan dukungan agar segera mengikuti proses hukum dan harus kooperatif," katanya kepada Globalplanet.

Jadi hari ini ada 19 orang mahasiwa yang dipanggil oleh penyidik Unit 1 Subdit 3 Jatanras, untuk ini 10 orang sudah diantar untuk 9 orang lagi akan datang siang ini kalau tidak ada halangan.

"Jadi 10 orang sudah datang ke Polda kalau untuk 9 orang lagi insyaAllah datang siang ini. Untuk pihak penyidik agar memperlakukan adik-adik kami ini dengan baik,"harapnya.

Share