Berita :: GLOBALPLANET.news

Anggota Bawaslu RI M Afifuddin berdialog dengan Panwascam di OKU Timur, Kamis malam (06/08/2020). (Foto: Dadang Dinata)

07 Agustus 2020 13:34:00 WIB

OKUT, GLOBALPLANET - Bawaslu menyatakan tidak bisa berbuat apa-apa terhadap tokoh yang telah gencar silaturahmi dengan masyarakat. Selama tokoh tersebut belum ditetapkan menjadi calon, maka Bawaslu hanya bisa mengimbau.

Hal ini disampaikan anggota Bawaslu RI M Afifuddin menjawab pertanyaan dalam berdialog dengan Panwascam. Pertanyaan salah satu Panwascam, yakni tentang ada orang yang belum tentu menjadi calon tapi terus melakukan kegiatan silaturahmi dengan masyarakat menjelang Pilkada serentak 2020. "Sebelum ditetapkan sebagai calon kita tidak bisa berbuat apa-apa yang bisa hanya menghimbau," katanya, Kamis malam (6/8/2020).

Diketahui, sejumlah tokoh rajin menggelar silaturahmi atau pertemuan dengan warga yang bertujuan untuk menarik simpati dan mendongkrak popularitas, sehingga menarik minat partai politik.

Dia menambahkan akan terus ada kendala pengawasan di lapangan yang harus disikapi dengan bijak. Karena itu sebaiknya dilakukan pencegahan agar Pilkada bisa berjalan dengan lancar. Tugas pengawas melakukan pengawasan dengan maksimal selama proses Pilkada.

Kendala lain yang harus disikapi sambungnya, pemekaran desa yang menjadi masalah di seluruh daerah terutama menjelang Pilkada, terutama terkait TPS dan DPT.

"Saya instruksikan Bawaslu provinsi dan kabupaten untuk melakukan tindakan tegas jika memang ada bukti pelanggaran dan jangan ragu-ragu kami akan dukung," katanya.

Reporter : Dadang Dinata Editor : Zul Mulkan 106