loader

Pedagang Kembang Api Mengeluh, Jelang Tahun Baru Sepi Pembeli

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET. - Akan tetapi dilokasi yang biasanya menjadi lapak jualan bagi pedagang, seolah-olah belum menunjukkan aktivitasnya. Selain itu pedagang kembang api dan terompet yang sudah berjualan pun mengeluh. 

Salah satunya adalah kawasan Jalan Merdeka yang terpantau hingga hari ini masih sepi penjual kembang api dan terompet. 

Hamidin salah satu penjual kembang api dan terompet di kawasan Pasar 16 Ilir mengakui dirinya mengeluh dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini, daya beli masyarakat mengalami penurunan drastis, bahkan dalam satu hari bisa dihitung masyarakat yang membeli kembang apinya.

"Iya sudah pasti sepi. Kami juga kembang api ini ambil dari agen. Tahun ini kami cuma jual kembang api saja, petasan tidak boleh jual lagi," ungkap Hamidin, Sabtu (26/12/2020). 

Meski dirinya, telah berjualan kembang api bertahun-tahun di Pasar 16 Ilir. Namun, baru tahun ini merasa sangat sepi. "Intinya seperti itu, kami tidak bisa memberi info banyak. Soalnya pemerintah melarang ada kumpul-kumpul," tutur dia.

Sementara itu, masih di sekitar Pasar 16 Ilir, salah satu agen pedagang kembang api, Koko Harun sebutan sehari-hari menuturkan jika pembeli kembang api tahun ini sangat sepi.Biasanya, satu minggu sebelum perayaan tahun baru sudah banyak masyarakat yang memesan kembang api untuk dijual kembali.

"Ya lihat saja hanya ada beberapa kembang api yang kami jual. Biasanya lebih banyak lagi," keluh dia. 

Saat ditanya mengapa tetap memilih berjualan kembang api, dirinya menjawab memang sudah setiap tahun berjualan pernak pernik tahun baru. 

"Ya tahun ini cuma jualan sedikit, itupun cuma kembang api. Kalau petasan cuma yang ukuran kecil-kecil saja," tutupnya. 

Share

Ads