LAHAT, GLOBALPLANET.news - Kepala Dinas Pertanian, Ir Otong Heriadi MSi melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh Astin Tri Saputra Msi mengatakan, pelayanan klinik hewan diperuntukan untuk pelayanan kesehatan hewan kecil atau hewan peliharaan.
"Kalau pelayanan buka dijam kerja. Pelayanan yang sifatnya tindakan kecil, seperti luka-luka atau demam dan lainnya," kata Astin, saat dibincangi wartawan Globalplanet, Selasa (8/12/2020).
Meskipun memberikan pelayanan kesehatan, sambung dia, pihaknya tidak bisa melakukan operasi besar, tapi direkomendasikan ke prakter dokter hewan mandiri.
Pelayanan klinik, lanjut Astin tidak dikenakan biaya atau gratis. Masyarakat bisa langsung datang kesini membawa hewan peliharaan. "Sudah ramai yang datang. Sehari bisa enam orang yang datang untuk mengobati hewan peliharaannya," sampainya.
Sementara, Madani (50) warga Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Lahat, memgungkapkan, apabila hewan peliharaannya sakit atau diharuskan dibawa ke pelayanan klinik hewan, dirinya langsung membawa ke klinik hewan Dinas Pertanian.
"Ya, selalu kesini kalau ada masalah sama hewan peliharaan. Sekarang lagi mengobati kucing persia saya ini sedang sakit, sudah disuntik dan berikan obat," pungkasnya.











