loader

Kemenag Akan Bentuk Ditjen Pesantren, Berikut Tujuannya

Foto
Kemenag akan bentuk Ditjen Pesantren. (Foto Ilustrasi: Dok/pmda.id)

JAKARTA, GLOBALPLANET - Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki mengungkapkan, Kementerian Agama (Kemenag) akan membentuk Direktorat Jenderal Pondok Pesantren (Ditjen PD Pontren). Rencana untuk lebih memperhatikan pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia.

Dikutip dari laman Kemenag, Wamenag saat memberikan sambutan dalam peringatan Maulidurrasul dan Harlah ke-16 Ponpes Al-Anwar 2, di Sarang, Rembang, Jawa Tengah mengatakan, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas adalah sosok yang peduli terhadap pesantren. Menag ingin pengelolaan pondok pesantren dikelola secara terfokus di satu unit eselon 1 tersendiri.

“Ini akan menjadi legacy (peninggalan) Gus Yaqut selama memimpin Kementerian Agama,” kata Wamenag dilansir dari laman Kemenag, Selasa (9/10/2023).

Pesantren adalah lembaga yang melahirkan generasi-generasi santri yang memiliki andil besar bagi bangsa Indonesia. Peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober adalah sebagai penghargaan terhadap peran satri dalam memperjuangkan kemerdekaan.

“Karena itu, kita sebagai santri haruslah selalu berbangga hari, jangan berkecil bukti. Teruslah berbuat yang terbaik untuk negeri ini. Karena banyak santri yang sudah berhasil berkontribusi bagi negeri. Seperti Gus Dur menjadi Presiden, Gus Yaqut menjadi Menteri Agama, dan saya sendiri sebagai Wakil Menteri Agama,” tuturnya.

Wamenag juga berpesan kepada masyarakat agar tetap merawat Indonesia dengan memegang teguh empat pilar kebangsaan. Ini, lanjut Wamenag, juga merupakan pesan KH Maemun Zubair. Empat pilar tersebut adalah Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

“Dengan empat pilar ini, kita bisa terus hidup dengan harmonis. Tentunya tidak lepas dari peran kiai-kiai untuk menyerukan empat pilar tersebut,” kata Wamenag.

Share

Ads