Berita :: GLOBALPLANET.news

Bupati Lahat, Cik Ujang SH saat menangkap ikan menggunakan jala. (Foto : Ist)

29 Juli 2020 21:05:32 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Bupati Lahat Cik Ujang menjajikan hadiah Rp3 juta bagi warga yang melaporkan dan mengamankan pelaku penyentrum ikan maupun yang menangkap ikan mengunakan racun. Sayembara digelar lantaran lantaran Bupati geram dengan tindakan penyentruman dan racun yang merusak habitat.

"Hadiah Rp 3 juta yang bisa membawa dan melaporkan oknum yang menangkap ikan di sungai dengan cara setrum, dan melaporkannya ke pihak kepolisian, serta melaporkannya ke Bupati, namun pelapor juga siap menjadi saksi," tegas Cik Ujang, saat acara bekarang bersama warga di aliran Sungai Lubuk Larangan, Kecamatan Pseksu, Rabu (29/7/2020) 

Dikatakan Bupati Lahat, menangkap ikan dengan racun atau setrum bukan hanya ikan yang besar saja yang mati, tapi juga anak-anak ikan ikut mati. Cara seperti ini bahkan juga membahayakan penggunanya. "Jika tindakan yang dilarang ini dilakukan, segala jenis ikan mulai dari yang kecil akan mati dan terancam kelestarian nya," imbuhnya.

Untuk itu, Bupati Lahat mengimbau warga di kabupaten ini agar tidak menangkap ikan dengan cara - cara yang dilarang (illegal fishing). "Saya imbau agar seluruh masyarakat di Lahat, tidak menggunakan racun dan setrum dalam menangkap ikan di perairan kita, baiknya menggunakan jaring maupun kegiatan memancing," tegasnya.

Selain itu, Cik Ujang meminta peran serta seluruh masyarakat, agar turut serta mengawasi  dan menindak pelaku praktek ilegal fishing tersebut dengan melaporkannya. "Upaya ini agar ikan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat agar terus ada," sampainya. 

Reporter : Ferry Andika Editor : Zul Mulkan 96