Berita :: GLOBALPLANET.news

Iklan rokok raksasa yang berada di simpang GOR Bukit Telunjuk Lahat. (Foto: Ferry Andika)

11 Agustus 2020 11:32:28 WIB

LAHAT, GLOBALPLANET - Kabupaten Lahat telah dicanangkan sebagai Kota Layak Anak pada Agustus 2019 lalu. Namun sayangnya hingga saat ini iklan rokok, berupa baliho, spanduk raksasa dan famplet pun masih banyak ditemukan di dalam Kota Lahat.

Pantauan media ini,  iklan rokok berbagai macam merek masih tersebar di jalan utama Kota Lahat,  seperti di simpang GOR Bukit Telunjuk,  di Jalan Veteran masih ada baleho raksasa iklan rokok.  

Padahal bebas dari iklan rokok menjadi syarat tidak dapat ditawar untuk menjadi Kota Layak Anak. Upaya dari instansi terkait untuk menertibkan iklan tersebut pun sudah tidak ada lagi, seperti saat pencanangan baru dimulai.

" Pihak terkait atau instansi harusnya konsisten jangan selogan saja,"  kata Ismed Taher SH, Tokoh Pemuda Lahat, Selasa (11/8/2020)

Saat pencanangan baru dimulai, jangankan iklan rokok, even yang dikemas dalam bentuk hiburan rakyat, dengan sponsor utama merek rokok pun dilarang di Kota Lahat. Bahkan, saat itu Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, Lidyawati Cik Ujang SHut, meminta pembatalan konser pedangdut dan band ternama dari ibukota, dibatalkan, dengan sponsor rokok. 

Namun kenyataannya sikap Pemkab Lahat itu berbanding terbalik dengan keadaan saat ini. Hampir seluruh titik strategias di ruas jalan utama Kota Lahat, dipenuhi iklan rokok dengan berbagai ukuran.

 "Jangan hangat-hangat tai ayam. Baru pencanangan gencar sekali, sampai-sampai konser tinggal memulai, langsung dibatalkan," sampai Ismed. 

Untuk diketahui pada Agustus 2019 lalu, Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berkunjung ke Kota Lahata untuk pencanangan Lahat Kota Layak Anak.

Reporter : Ferry Andhika Editor : M.Rohali 131