loader

PJJ di Palembang Diperpanjang Sampai Desember

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, perpanjangan ini dilakukan karena IDI, Ikatan Dokter Anak dan Satgas Covid-19 belum merekomendasikan.

"Perpanjang belajar daring sampai Desember, karena sampai kemarin, (26/10/2020) pihak kesehatan belum merekomendasikan tatap muka," ujar Ahmad Zulinto, Selasa (27/10/2020).

Keputusan perpanjangan belajar online tersebut juga merupakan keputusan bersama Wali Kota (Wako) Palembang, Harnojoyo. Selain karena zona yang belum aman, belajar daring dilakukan untuk menjaga kesehatan pihak terkait terutama siswa.

"PJJ kita perpanjang lagi, untuk perpanjangan resminya surat edar baru besok suratnya keluar dan dibagikan ke sekolah," katanya.

Menurut Zulinto, kebijakan PJJ harus tetap dilakukan sebagai bentuk mentaati aturan pemerintah daerah, meski sudah cukup lama pelaksanaan belajar secara online dan membuat sejumlah pihak-pihak yang terlibat merasa bosan.

"Ya walaupun guru mulai bosan, semua pihak juga bosan, termasuk saya juga, karena ada cucu yang belajarnya di rumah. Tapi ini kan artinya kita juga sayang nyawa, jadi ebih penting mentaati prokes (protokol kesehatan)," bebernya.

Kemudian setelah surat edar belajar online ditetapkan berlaku hingga Desember, Disdik Palembang akan melakukan diskusi lanjutan untuk membahas bagaimana sistem ajar di tahun depan agar KBM terlaksana maksimal dan lebih baik.

"Nanti di Januari kita bicarakan ulang (sistem belajar daring). Apakah boleh dibuka (sekolah) seminggu dua hari belajar tatap muka dari SD dan SMP atau bagaimana. Tapi kalau buka (sekolah) tiba-tiba (sekarang) kami belum berani," tambahnya.

Share