PALEMBANG, GLOBALPLANET - Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, sejauh ini sosialisasi pembebasan lahan pembangunan flyover Jalan Angkatan/Sekip Ujung sudah 80 persen dan tidak ada kendala sama sekali.
"Sebanyak 101 persil lahan yang akan dibebaskan harus selesai tahap sosialisasi dan administrasinya minggu depan, termasuk juga Kantor Beacukai, Kantor Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT), Kantor Pos dan Kantor Camat Kemuning" ujar Ratu Dewa, Kamis (25/2/2021).
Ia memerintahkan Dinas PUPR Kota Palembang untuk menyelesaikan sosialisasi pembebasan lahan yang menyisakan 20 persen atau sekitar 38 persil lagi.
"Kami minta tim Sosialisasi Dinas PUPR menyelesaikan proses sosialisasi ini hari Rabu atau Kamis pekan depan," tegasnya.
Kepala Dinas PUPR Kota Palembang Ahmad Bastari Yusak mengatakan saat ini Pemkot terus menargetkan pembebasan lahan ini secepatnya.
"Kita targetkan secepatnya. Tahun ini kita targetkan untuk segera selesai dan kalau bisa segera pengerjaan fisik," kata Bastari
Sejumlah lahan yang akan dilakukan pembebasan antara lain lahan kosong milik warga, ruko, dan perkantoran. Mengingat bentang flyover Simpang Sekip dimulai dari Jalan Basuki Rahmat menuju Jalan R Soekamto.
Sementara dari 101 persil empat di antaranya adalah aset pemerintah yakni BLPT, Kantor Camat, Kantor Pos dan Bea Cukai.
"Sosialisasi sudah dan terus akan kita lakukan kepada masyarakat. Apalagi dana yang sudah disiapkan ganti rugi ini sebesar Rp 80 miliar dan nilai per meter ini sesuai dengan hitungan KJPP dan tentunya berbeda-beda," jelasnya.
Lanjut Bastari, hingga saat ini sudah ada 15 dokumen yang lengkap dari lahan yang akan ganti rugi. "Tiga sedang melengkapi sehingga total ada 18 dokumen," tutupnya











