loader

Puluhan Persil Akan Terdampak Underpass Simpang Charitas

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Sejauh ini, garapan proyek tersebut masih dalam tahap proses Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan Analisis Dampak Lalu-lintas (Andalalin).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (BAPPEDA-LITBANG) Kota Palembang Harrey Hadi mengatakan, dari 300 meter ada puluhan persil yang akan terdampak pembebasan lahan.

"Underpass dimulai dari depan Hotel Anugrah sampai akhirnya keluar di toko roti Holland bakery sebelum Pasar Cinde. Dari hasil survei sementara, ada puluhan yang terdampak diantaranya Rumah Sakit Charitas, Rumah Makan Pagi Sore, Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, " ungkap Harrey, Kamis (18/3/2021).

Sejumlah bangunan yang terdampak pembebasan lahan untuk pembangunan Underpass Charitas rata-rata milik swasta dan tidak ada rumah pribadi. Sejauh ini garapan proyek tersebut masih dalam tahap proses Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan Analisis Dampak Lalu-lintas (Andalalin).

"Nanti soal pembebasan lahan ini menunggu perhitungan KJPP (Kantor Jasa Penilai Publik)," katanya.

Perkembangan desain perancangan Underpass Charitas Palembang sesuai DED (Detail Engineering Design), Harrey menyebut semua tanggung jawab pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V.

"Karena jalan nasional mereka yang menentukan harusnya sudah selesai (DED) kami terima 2021 ini, tapi belum ada kabar lanjutan. Sementara perkembangan terbaru teknis infrastruktur, nanti soal desain ada usulan dari Pemkot bagaimana gambarnya," katanya.

Share