loader

Asah Kemampuan, Polri dan TNI Gelar Simulasi Penyelamatan Korban Bencana

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - "Manuver dari tim gabungan ini merupakan tata cara pencarian korban sesuai kesepakatan standard operating procedure (SOP) SAR. Jadi saat ada bencana di wilayah perairan, personel kita akan ikut serta membantu pencarian korban," ujar Wadansat Brimob Polda Sumsel Teguh Hardiyo Wibisono, S.I.K ditemui usai memimpin upacara penutupan latihan bersama TNI – POLRI di Danau Opi Jakabaring Palembang, Jumat (19/03/2021).

"Keterampilan yang dimiliki anak-anak SAR harus lebih dari orang yang ditolong bahkan manusia lainnya. Harus bisa menyelam tanpa ada alat, juga harus bisa terbang dalam arti meloncat untuk bantu orang. Itu luar biasa, sangat butuh latihan yang tekun," sambung Wadansat.

Katim Instruktur, Iptu Slamet Suwarno, menambahkan, upaya penyelamatan sangat bergantung pada sumber daya manusia yang dimiliki personil SAR. 

Syarat mutlak seorang petugas SAR adalah memiliki fisik prima, sehat jasmani dan rohani serta punya kompetensi. Kalau mau menyelamatkan orang, fisik penyelamat harus kuat.

"Kerja SAR itu, menyelamatkan orang, belum tentu dia sendiri bisa selamat. Tapi prioritas utamanya adalah menyelamatkan orang lain terlebih dahulu," kata dia.

Melalui latihan bersama antara Satbrimob Polda, Sumsel Polisi Perairan, dan TNI AL, diyakini dapat terjalin kerja sama yang baik dalam menangani dan merespons cepat apabila ada terjadinya korban bencana yang terjadi, baik di perairan maupun daratan, sehingga mempermudah pencarian korban-korban.

Share