MUBA, GLOBALPLANET.news - Dari informasi yang dihimpun, peristiwa naas itu terjadi saat korban AG bersama istrinya Mr (51) berangkat dari rumah menuju kebun karet. Usai menyadap karet, keduanya pergi ke kebun ubi yang berada disebelah kebun karet.
Saat di kebun ubi itu, korban melihat perangkap babi yang pasang berubah letak. Korban pun menyusuri jejak untuk mencari keberadaan sang babi. Namun, tak lama berselang terdengan suara minta tolong. Sang istri yang mengetahui kejadian itu langsung mencari asal suara tersebut dan didapati korban sudah posisi terduduk di tanah dan sedang di serang babi tersebut.
"Ya, memang benar ada warga kita meninggal dunia akibat serangan babi yang mengamuk. Korban langsung dibawa ke rumah duka dan telah dikebumikan," ujar Camat Jirak Jaya, Yudi Suhendra, Kamis (29/4/2021).
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka sobek di paha sebelah kiri dan kanan, betis sebelah kiri dan kanan, pergelangan tangan sebelah kanan, di leher, dan di tangan kanan, sehingga korban meninggal dunia. Sedangkan sang babi hutan tewas dibunuh oleh warga.











