OKU TIMUR, GLOBALPLANET.news - Salah satu upaya yang dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut yakni memberikan pembekalan korporasi dalan rangka mewujudkan food estate bekerja sama dengan Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Lampung yang diikuti Kelompok Tani OKU Timur
OKU Timur sendiri memiliki 226 Kelompok Gapoktan, 3.065 Kelompok Tani, luas lahan tanam 60.634 Hektare, jumlah petani 24.332 Orang dan dibantu tenaga penyuluh 358 Orang.
Bupati OKU Timur H Lanosin, ST, mengatakan, membangun pertanian agro sulition food estate harus menyeluruh, mulai dari lahan, bibit, SDM serta hasil produksinya.
"Pemerintah Kabupaten OKU Timur telah melakukan pendekatan dengan pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Alhamdulillah, Gubernur sangat mendukung program food estate bahkan memberikan bantuan dana untuk OKU Timur dalam program korporasi food estate," jelasnya.
Dasar pemikiran ini, menurut Enos ialah Peraturan tentang Pangan dan Peraturan Menteri Pertanian dan kehutanan tentang lingkungan hidup.
Bupati menyampaikan selain sebagai program ketahanan pangan, manfaat pembangunan agro sulution food estate ini juga memberikan keuntungan bagi masyarakat dalam menciptakan lapangan pekerjaan.
"Untuk pembangunan agro sulotion food estate di OKU Timur, Luas lahan yang akan digunakan sebesar 20.000 hektar yang tersebar di 19 kecamatan, dari hasil ini kepinginan saya bisa mewujudkan 1 juta ton Gabah Kering Giling dan kita masuk di 10 besar penghasil pangan secara nasional dari sebelumnya peringkat 15," ungkapnya.
Lebih lanjut orang nomor satu di Bumi Sebiduk Sehaluan menjelaskan, ini merupakan proyek percontohan jika 20 ribu hektar berhasil maka Pemkab OKU Timur akan meminta tambahan qouta menjadi 50 hektar.
"Mulai tanam padi untuk program Food Estate ini pada Juni dan pemerintah pusat dan porovinsi sudah siap mengelontorkan dana kepada korporai korporasi yang akan mengelolahnya," ujarnya.
Bupati dengan tegas memerintahkan kepada Camat dan para Kepala desa di OKU Timur agar rencana mewujudkan pembangunan food estate di sosialisaikan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian OKU Timur, Ir H Tubagus Sumarseno mendukung inisiasi pengembangan food estate di Kabupaten OKU Timur yang segera akan direalisasikan.
"Inisiasi ini sejalan dengan program dan kebijakan Bupati dan Gubernur untuk memperkuat cadangan pangan daerah dan selaras dengan program kebijakan pemerintah pusat. Nah, kita sangat menyambut baik dan mendukung pencanangan tersebut," terangnya.
Ia, menyebutkan kalau kebijakan pemerintah sangat fokus untuk penguatan cadangan pangan terutama kabupaten OKU Timur demi kesejahteraan masyarakat. "OKU Timur harus memiliki cadangan pangan yang kuat minimal bisa memenuhi kebutuhan daerahnya sendiri dan bahkan Nasional,'' katanya.
Ia, menambahkan jika pihaknya juga akan ikut membantu melakukan koordinasi dengan pemerintah, agar benar - benar didukung penuh karena hal itu juga program strategis nasional yang diinginkan pemerintah. "Kita akan berkolaborasi bersama Provinsi termasuk masyarakat kita, karena tujuan akhirnya masyarakat pendapatannya meningkat dan menjadi lebih sejahtera," tambahnya.











