loader

BNPB Promosikan Produk UMKM Kelompok Usaha Terdampak Bencana Alam di Sriwijaya Expo

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET.news - Deputi Rehabilitasi Rekontruksi Penanggulangan Bencana Badan Nasional, Jarwansyah S.P, melalui Plt Direktur Pemulihan Dan Peningkatan Sosial Ekonomi dan SDA, Makbul S.sos, mengatakan, dukungan pemasaran (Duksar) oleh BNPB bertujuan untuk mempublikasikan hasil kegiatan pemulihan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana serta untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat terdampak bencana. 

Dalam Pameran Sriwijaya Expo di Dining Hall Jakabaring Sport City Palembang sejumlah produk dipromosikan seperti bawang biasa, bawang nunggal dan selai strawberry, gula semut, gula aren, mete, kopi Abang(Lombok, NTB), stepung "mocaf sumo" (Sumedang, Jawa Barat), minyak kelapa, tenun subi (Sulteng).

Lalu, kopi lajukela (Riau), kopi cimbang (Sinabung, Karo, Sumatera Utara),Pisang Muli Krakatau, Rengginang Seafood Goreng, Rengginang Seafood Mentah (Desa Wisata Kunjir Lampung Selatan), Kopi Baratas (Banjarnegara, Jawa Tengah), pakaian batik (Sukoharjo Jawa Tengah). 

Selain itu ada juga produk jahe instan, kopi robusta tunggak semi, keripik pelepah pisang, olahan jamur, serta beberapa produk kerajinan lainnya.

"Rencananya kegiatan promosi produk hasil pendampingan kelompok masyarakat terdampak bencana akan dilaksanakan di beberapa kota lainnya," katanya.

Lanjut Makbul, melalui kegiatan pameran ini, UMKM hasil pemulihan ekonomi BNPB di daerah pasca bencana diharapkan akan semakin terbuka akses pangsa pasar sehingga pendapatan masyarakat meningkat dan perekonomian menjadi semakin pulih.

"Ya kita sudah bekerjasama dengan 7 Universitas Negeri, dimana World Bank Indonesia adalah salah satu dari 35 negara di dunia dengan tingkat ancaman bencana tinggi. Kerusakan dan kerugian yang diakibatkan oleh bencana meliputi sector perumahan, infrastruktur, sosial, ekonomi dan lintas sektor," jelasnya.

Masih kata Makbul, bencana merupakan urusan bersama, kerjasama semua pihak dalam semangat kolaborasi Pentahelix wajib di kedepankan dalam upaya Penanggulangan Bencana.

"Pendampingan Ekonomi BNPB melalui BESEK (Bantuan Ekonomi Sesuai Kebutuhan) diharapkan dapat menciptakan nilai tambah demi kesejahteraan masyarakat terdampak bencana," ujarnya. 

Share