PALEMBANG, GLOBALPLANET - "Hari ini sekitar pukul 15:00 WIB sore akan menggelar pres release, yakinlah bahwa Polda Sumatera Selatan sudah bekerja. Semuanya akan disampaikan kepada masyarakat transparan," kata Direktur Intalkam Polda Sumsel Kombes Pol Ratno Kuncoro.
Tim khusus yang dibentuk, kata Ratno berasal dari internal Polda Sumsel termasuk dirinya ada didalam tim khusus tersebut. Timsus ini sudah bekerja dari sejak awal.
Saat disinggung apakah sumbangan Rp 2 Triliun dari keluarga mendiang almarhum Akidi Tio sudah cair. Ratno enggan menjawabnya.
"Jangan sampai ada masyarakat yang memfitnah, apalagi memprovokasi terkait sumbangan Rp dua triliun ini makanya sore ini akan diselesaikan melalui jumpa pres sore ini,"tandasnya.
Sementara terpisah, Heriyanti, anak bungsu Akidi Tio dijemput langsung Dir Intelkam Polda Sumsel, Kombes Pol Ratno Kuncoro ke Mapolda Sumsel Senin (2/8/2019).
Info terbaru Heriyanti akan ditetapkan tersangka kasus uang hibah Rp 2 Triliun yang tidak benar.
Heriyanti tiba di Mapolda Sumsel pukul 12.59 WIB dan langsung digiring masuk ke ruang Dir Ditkrimum Polda Sumsel dengan pengawalan sejumlah petugas.
Menggunakan batik biru dengan celana panjang hitam, Heriyanti berusaha menghindari awak media dengan terus berjalan cepat seraya menutupi wajahnya menggunakan tangan.
Tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya.
Sementara itu Dir Ditreskrimum Polda Sumsel, Hisar Siallagan saat dikonfirmasi enggan memberikan komentar terkait penjemputan Heriyanti.
Termasuk status Heriyanti saat ini belum juga ada keterangan terkait hal tersebut.
"Nanti saja ya," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, Heriyanti masih berada di Mapolda Sumsel.











