KAYUAGUNG, GLOBALPLANET - Mayat tersebut ternyata AF (17) yang masih berstatus pelajar kelas 12 SMA, warga Kelurahan Jua- Jua. Hal ini terungkap ketika Syamsudin Husin, kepala lingkungan I, Kelurahan Jua-Jua datang ke RSUD Kayuagung melihat korban yang berada di ruangan pemulasaran jenazah, Senin (27/9/2021).
"Diduga sementara korban mengalami laka lantas (tabrak lari) karena hasil pemeriksaan di TKP ditemukan goresan pada aspal. Kemudian ditemukan serpihan bodi mobil, serta pecahan kaca," ujarKasat Reskrim Polres OKI, AKP Sapta Ekayanto, SH, MH, melalui Humas Polres OKI, IPTU Ganda Malik.
Untuk mengusut kematian korban, Kasat Reskrim Polres OKI AKP Sapta Ekayanto telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut, apakah ada unsur lain sebagai penyebab kematian korban.
Terungkap juga, bahwa korban sedang mengalami depresi karena pernah berupaya untuk bunuh diri. "Tiga hari sebelum korban ditemukan meninggal, korban berupaya bunuh diri di rumahnya dengan cara gantung diri, namun digagalkan keluarga," jelasnya.
Saat ini mayat korban telah diambil oleh keluarga untuk dimakamkan.











