loader

Diduga Sakit, Bocah 14 Tahun Tercebur dan Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan

Foto

PALEMBANG, GLOBALPLANET - Warga Jalan Temon, Lorong Kuto, Kelurahan 27 Ilir, Kecamatan IB I Palembang ini adalah anak bungsu dari 6 bersaudara.

Pantauan di rumah duka, sejak jenazah dibawa ke rumah duka, kediaman korban sudah ramai pelayat yang berdatangan. Ketika dibincangi, kakak korban M Sukri (17) mengatakan, malam sebelum kejadian, melihat korban keluar dari rumah mengambil uang di dalam tasnya. Namun korban hanya lewat saja tidak berbicara apapun.

"Sekira pukul 12 malam, sempat melihat adik mengambil uang di tas. Saya pikir dia mau membeli makanan dan saya kemudian tertidur, saat itu dia tidak memakai baju hanya celana pendek," terangnya.

Rupanya, sejak keluar itu adik tidak pulang pulang dan baru mengetahui adik sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. "Baru ketahuan pagi tadi saya bangun tidur, ada yang menemukan adik di bawah Jembatan," katanya.

Lanjutnya, memang kondisi sang adik sejak tiga hari terakhir sedang sakit usai menjalani vaksinasi di sekolahnya. "Adik saya itu lagi sakit habis ikut vaksin di sekolahnya di SMP Tri Dharma sekitar tiga hari yang lalu. Kemudian merasa tidak enak badan, Madin sendiri menginjak kelas 2 saat ini," ungkapnya.

Sementara, Ayah korban, Gani (57) menjelaskan terakhir kali ia bertemu dengan anaknya lima hari yang lalu. "Saat itu anak saya meminjam sendal saya, padahal dia punya sendal sendiri. Dan sempat ngotot memaksa memakai sendal saya," tukasnya.

Korban saat itu hanya tinggal berdua dengan sang kakak M Sukri, ibunya sedang tidak dirumah. "Karena sedang sakit, ia menduga anak bungsunya itu terjatuh ke dalam aliran sungai dan tidak mungkin tenggelam di aliran sungai karena Madon cukup mahir berenang," tambahnya.

Lanjutnya, Dia juga membenarkan Madon baru selesai mengikuti vaksinasi di Sekolahnya. "Anak saya ini tidak ngomong dulu ke ibunya kalau mau ikut vaksin. Ikut ikut saja, pas selesai baru dia ngomong ke ibu dan kakaknya," tutupnya.

Share