loader

Kasus DBD di Lahat Menurun

Foto
Fogging menjadi salah satu upaya pencegahan penyakit yang berasal dari nyamuk, seperti DBD maupun malaria.(Foto : Ist)

LAHAT, GLOBALPLANET - Angka kasus Demam Berdarah Dengeu (DBD) pada tahun 2021 menurun, dibandingkan tahun sebelumnya. Hanya saja, dengan cuaca musim  penghujan sekarang ini masyarakat diimbau untuk tetap waspada.

Masyarakat saat ini diminta tetap menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta salah satunya menggunakan kelambu saat tidur untuk menghindari gigitan nyamuk.

Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Lahat, Taufik M Putra SKM MM melalui Kabid P2P, Aiwa Marlina SKM disampaikan Kasi Pengendalian Penyakit Menular, Deni Julianto SKM Mkes mengungkapkan, ditahun 2020 kasus DBD mencapai 154 kasus, menurun pada tahun 2021 per bulan November yang hanya 56 kasus.

"Alhamdullilah, masih dibawah target nasional,"ujarnya, Selasa (14/12/2021). Target nasional 51/100.000 penduduk, kita dibawahnya.

Deni membeberkan, dengan kondisi cuaca sering turun hujan saat ini, DBD sangat rawan menyerang. Sehingga masyarakat diminta untuk tetap waspada dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"PHBS pencegahannya. Seperti 3M, tidur menggunakan kelambu, hindari mengantung baju terlalu lama, menggunakan lotion, menggunakan pakaian tertutup saat keluar rumah dan lainnya,"sampainya.

Share