OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kabupaten OKU Timur selama tahun 2021 tidak memiliki anggaran Pemberantasan dan penindakan.
“Karena tidak ada anggaran untuk pemberantasan dan penindakan. Maka kinerja belum maksimal, begitu juga tes urine tidak maksimal, tes urin dilaksanakan jika ada kerjasama dengan instansi pemerintah dan desa,” kata Kepala BNNK OKU Timur AKBP Efriyanto Tambunan, MM, didampingi Sub Koordinator P2M Citra S.Psi. Saat Pers Rilis Akhir Tahun 2021 pada Senin (27/12/2021).
BNNK OKU Timur memiliki wilayah kerja ditiga kabupaten, OKU, OKU Timur dan OKU Selatan, dengan jumlah pegawai 22 orang untuk melayani tiga kabupaten dengan jumlah kecamatan hampir 300 dan desa sekitar 1000.
Anggaran BNNK OKU Timur, pada 2021 Rp1.357.153.000, realisasi Rp1.318.203.338 (97,13 persen).
Kemudian Umum Rp 899.158, (66,25 persen) dengan realisasi Rp881.750.561 (98 persen) dengan rincian P2M Rp 337.950.000 (24,90 persen) realisasi Rp336.322.777 (99,52 persen) TA Rp387.235.000 (24,50 persen).
Untuk pemberantas pada 2021 tidak ada dana, 2022 Rp50.000.000 (3,16 persen) Rehab TA 2021 Rp120.045.000 p(8,85 persen) TA 2022 Rp118.870.000 (7,52 persen). “Kondisi Sumsel peringkat kedua pengguna Narkoba dan Indonesia tingkat ketiga dunia,” ujarnya.
Dengan adanya anggaran tahun depan akan dilakukan tindakan hukum terutama bagi aparatur pemerintah. Selama 2021 ada sekitar 50 orang yang datang untuk rehabilitasi 17 rawat jalan 33 rawat inap ada yang di Palembang dan Lampung.
Kedepan akan dilakukan pencegahan dan sosialisasi. Pada 2022 akan dibentuk 20 desa bersinar dan pada 2021 baru tiga desa bersinar. Sudah dilakukan Bimtek untuk persiapan pembentukan rumah bersinar.
Dia juga menambahkan sedangkan pada 2022 mendapat anggaran Rp1.024.581.000 (64,82)."Dengan kekurangan pegawai dan anggaran tidak membuat kita surut dalam menjalankan tugas kita,"ungkapnya.
Sedangkan untuk usia pengguna Narkoba di tiga kabupaten ini hampir dari seluruh usia bahkan ada yang dibawah umur usia 12 tahun yang sudah dilakukan rehabilitasi, dan yang tertua 60 tahun.











