loader

Rutin Terkena Banjir Tahunan, Warga Kecewa BPBD OKI Lamban

Foto
Bantuan sembako yang diberika oleh pihak pemerintah Kecamatan Lempuing Jaya dan kepolisian terhadap korban banjir di Kecamatan Lempuing Jaya.

OKI, GLOBALPLANET - Banjir di tahun 2022 ini membuat warga di beberapa kecamatan yang ada di Bumi Bende Seguguk merasa kecewa, pasalnya belum ada perhatian khusus dari pemerintah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Menurut salah seorang warga yang berada di Kecamatan Lempuing Jaya, Suad Maja, mengatakan bahwa warga di Desa Tanjung Sari I, dusun 4, telah 10 hari lebih masih belum bisa melakukan aktifitas harian dikarenakan air masih menggenangi jalan dan pemukiman. 

"Tidak hanya jalan dan pemukiman warga, banjir juga menggenangi sawah milik warga," ujarnya seraya menjelaskan bahwa mereka hanya bisa pasrah dengan keadaan tersebut.

Hal senada juga disampaikan Guluk warga Pedamaran yang mengatakan bahwa pihak BPBD OKI beberapa waktu lalu perna turun kelapangan melakukan peninjauan kelokasi banjir di Kecamatan Pedamaran, namun hanya sebatas melakukan peninjauan dan belum ada perhatian khusus yang diberikan," katanya.

Camat Lempuing Jaya, Hendra Anggara, SSTP, ketika diwawancara, Senin (17/1/2022) menjelaskan, untuk saat ini banjir sudah mulai surut diwilayah Lempuing Jaya dan berpindah ke wilayah sungai yang ada di Talang Pangeran Kecamatan Kayuagung, setelah ditelaah banjir ini disebabkan kirim air dari bendungan Perjaya dari Sungai Belitang dan Sungai Majak, ditambah dengan intensitas hujan deras yang turun selama 2 pekan terakhir ini. 

"Jika dibuang air dari kedua sungai tersebut maka air meluap ke wilayah Kecamatan Lempuing Jaya, jadi walaupun tidak ada hujan yang mengguyur namun air tetap naik apa lagi jika hujan," jelasnya.

Hal ini telah kita laporkan kepihak BPBD Kabupaten OKI, namun sementara ini masih pihak kecamatan yang menghendel dan telah dibuatkan posko di desa-desa yang terendam banjir maupun di kecamatan, termasuk juga posko kesehatan. Kemarin lebih kurang 200 rumah yang terendam banjir dan secara swadaya kita lakukan pencarian dana untuk bantuan sembako sebagai upayah kita dari pemerintah kecamatan yang dibantu juga oleh pihak kepolisian.

"Sebelumnya kita mendapat kontak dari Kapolres OKI yang rencananya ingin terjun kelapangan untuk meninjau langsung, namun saya jelaskan bahwa untuk saat ini air sudah mulai surut, seperti yang ada di jalan Desa Rantau Durian Asli dan untuk diwilayah seputaran bantaran sungai masih tetap terendam banjir. Jika ingin datang untuk meninjau langsung kami persilakan," jelasnya.

Ketika ditanya lokasi yang paling parah terendam banjir, Hendra menjelaskan bahwa ada satu wilayah yakni di Dusun Serompok, Desa Tanjung Sari. 

"Untuk yang terendam banjir terdapat 4 desa diwilayah pemukiman warga yang rata-rata desanya dekat dengan bantaran sungai dan 9 desa yang sawahnya terendam banjir," bebernya.

Mengenai pihak dari BPBD Kabupaten OKI memang belum ada, namun hal ini telah kita laporkan kepada mereka. Sedangkan untuk perahu agar masyarakat dapat beraktifitas sementara ini memakai perahu milik warga. 

"Kemarin sewaktu banjir para di Dusun Serompok, Desa Tanjung Sari 1, kita memanfaatkan perahu milik warga setempat sembari menunggu dari pihak BPBD Kabupaten OKI," katanya sembari mengatakan bahwa banjir telah melanda diwilayahnya sudah berlangsung selama 2 pekan ini.

Lanjutnya, saat ini pihaknya yang juga dibantu oleh pihak kepolisian masih waspada dengan kondisi banjir yang ada, walaupun air sudah mulai surut. Tetapi kita mendapatkan informasi diwilayah Belitang banjir masih kuat, yang artinya jika bendungan air tersebut kembali dibuang maka banjir yang akan melanda lebih besar dari sebelumnya," ungkap Hendra.

Pantauan GLOBALPLANET, ada sekitar 6 kecamatan yang desa-desanya terendam banjir, rata-rata desa yang berada di lebak dan bantaran sungai, seperti halnya di Kecamatan Lempuing Jaya, Kayuagung, Pedamaran, Pedamaran Timur, SP Padang, dan Jejawi.

Sementara itu, Kepala BPBD OKI, Listiadi Martin, belum bisa dikonfirmasi mengenai adanya musibah banjir yang melanda di beberapa kecamatan diwilayah Bumi Bende Seguguk. 

Share