LAHAT, GLOBALPLANET - Keberadaan UPT Pasar Hewan di Kelurahan Sari Bungamas, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat terkesan mubazir. Betapa tidak, bangunan sejak 2016 silam itu tidak berfungsi sebagaimana mestinya, dikarenakan belum lengkapnya fasilitas pendukung.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Lahat, Eti Listina SP MM melalui Kabid Peternakan, drh Astin Tri Saputra MSi mengatakan, bangunan UPT Pasar Hewan itu dibangun 2016 limpahan dari Pemprov Sumsel dengan luas lahan sekitar 20x40 meter dengan bangunan 6x15 meter.
Hingga kini tidak berfungsi karena masih kurangnya fasilitas pendukung, seperti pagar pengaman, air, hingga listrik membuat penjual hewan kurang berminat.
"Sebelumnya ada yang berminat, tapi karena sarana prasarana tidak mendukung jadi mereka (pedagang hewan) sungkan kesana," ujarnya, Senin (7/2/2022). Sekarang bangunan yang sudah ada itu kandang hewan, toilet dan pos jaga dan sudah dihibahkan dari Pemprov ke Pemda Lahat.
Astin mengungkapkan, sejak tahun 2019 sampai tahun 2021 pihaknya telah mengusulkan untuk pembangunan sarana prasarana, agar pasar tersebut bisa berjalan dan berfungsi sebagaimana mestinya, namun belum terealisasi.
"Kalau berjalan, misalnya satu minggu sekali ada pasar dibuka, semua pedagang hewan berkumpul jualan disana satu titik, jadi pembeli bisa langsung kesama,"terangnya.
Untuk mengantisipasi kerusakan bangunan, lanjut Astin pihaknya masih memfungsikan pasar hewan tersebut jika ada momen saja. Seperti pada momen hari raya idul fitri, hewan qurban Pemda Lahat dikumpulkan disana.
"Untuk antisipasi bangunan tidak tambah rusak dan tidak terbengkalai, kita jadikan titik kumpul saat momen lebaran qurban, jadi hewan qurban Pemda dikumpulkan disana,"sampainya.











