OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Gambaran kondisi umum daerah, OKU Timur jumlah penduduk pada 2021 sebanyak 653.062 jiwa dengan laju pertumbuhan sebesar 0,49 peresen dari tahun sebelumnya. Tingkat pengangguran terbuka di OKU Timur pada 2021 sebesar 3,18 persen, lebih baik jika dibandingkan pada 2020 yang sebesar 3,81 persen.
Demikian diungkapkan Bupati OKU Timur H Lanosin, ST, pada Nota pengantar laporan pertanggungjwaban Bupati OKU Timur Tahan Anggaran 2021, pada Rapat paripurna ke 30 DPRD OKU Timur masa sidang ke 2, 2022, 30 Maret 2022, yang dipimpin Ketua DPRD OKU Timur H Beni Defitson, SIP, MM.
Tingkat kemiskinan pada 2021 sebesar 10,60 persen mengalami sedikit kenaikan dari tahun sebelumnya. Meskipun demikian tetap menduduki peringkat kedua terendah tingkat kabupaten/kota se Sumatera Selatan (Sumsel) Indeks pembangunan manusia pada 2021 sebesar 69,58 persen lebih baik jika dibandingkan pada 2020 yang sebesar 69,28 persen.
Pertumbuhan ekonomi OKU Timur 2021 sebesar 4,66 persen mengalami lompatan yang pada 2020 sebesar 0,37 persen. Gini Rasio padab 2021 sebesar 0,299 persen dimana angka ini lebih baik dari target nasional dibawah angka 0,377, persen.
Untuk Pengelolaan Keuangan Daerah pada 2021 pada penjelasan, target pendapatan 2021 sebesar Rp1.995.595.549.167. Dengan realisasi capaian sebelum audit BPK-RI sebesar Rp1.925.411.974.490,50 maupun mencapai 96,48 persen.
Target belanja daerah sebesar Rp2.036.379.994.368,00, terealisasi sebesar Rp1.924.036.260.615,73 maupun mencapai 94,48 persen, daerah dianggarkan sebesar Transfer Rp337.103.301.000,00, terealisasi sebesar Rp.337.103.301.000,00 maupun mencapai 100 persen.
Hasil penyelenggaran urusan pemerintahan 2021, urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.
Bidang Pendidikan
Hasil pembangunan bidang urusan pendidikan antara lain rata-rata lama sekolah 7,56 Tahun. Harapan lama sekolah 12,45 tahun. Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/IMI sebesar 112,00 persen. APK SMP/MTs sebesar 94,00 persennaik dari capaian 2020 yang sebesar 92,26 persen.
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI sebesar 99,48 persen, naik sebesar 0,03 persen dari capaian pada 2020 sebesar 99,45 persen.
APM SMP/MTs sebesar 75,68 persen turun sebesar 0,01 persen darí capaian pada 2020 yang sebesar 75,69 persen. Bidang Urusan Kesehatan.











