PALEMBANG, GLOBALPLANET - Disaat sibuan mahasiswa memaksa masuk ke halaman gedung DPRD provinsi Sumsel, Kamis (7/4/2022) sekira pukul 13.52 WIB. Diwaktu bersamaan ada gerombolan pelajar yang ikut dalam aksi massa, diduga akan memicu gesekan dengan petugas, terpaksa Polisi mengusir kelompok yang diduga para pelajar tersebut.
Saat ini kondisi di lapangan sedikit memanas, mahasiswa merasa diremehkan karena tidak ada perwakilan anggota DPRD Provinsi Sumsel yang menemui di pembatas pagar kawat besi. Hal ini membuat mahasiswa terus mendesak ingin masuk ke dalam kantor DPRD Provinsi Sumsel.
Saat ini juga negosiasi antara korlap aksi dan petugas keamanan di dekat pagar kawat terus berlangsung, mahasiswa tetap memainta dibukakan pagar supaya mahasiswa bisa lewat untuk masuk ke dalam Gedung DPRD Provinsi Sumsel.











