loader

Sedang Tidur Lelap, Rumah Hangus Terbakar

Foto

OKI, GLOBALPLANET - Ketika pemiliknya sedang terlelap tidur didalamnya, sebuah rumah yang berada di Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), tiba-tiba terbakar hingga membuat penghuninya panik dan keluar dari rumah. 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menghanguskan rumah yang terletak di RT 05, RW 03, Desa Sirah Pulau Padang ini.

Menurut keterangan pemilik rumah, Hasanudin (61), menceritakan bahwa kebakaran tersebut terjadi pada malam hari sekira pukul 02.00 wib. Ketika itu dirinya bersama keluarga yang lain sedang terlelap tidur, lalu terbangun ketika api sudah membakar rumah dibagian belakang.

"Pada waktu itu kami terbangun dari tidur dan kaget melihat api sudah membakar rumah, melihat hal tersebut saya beserta istri dan anak cucu saya yang tinggal dibawah, langsung keluar dari rumah dan berteriak meminta bantuan kepada warga sekitar," katanya.

Lanjutnya, kemudian warga pun berdatangan memberikan bantuan untuk melakukan pemadaman dengan menggunakan mesin pompa air milik desa, sembari menunggu pihak pemadam kebakaran tiba.

"Api dapat dipadamkan pada pukul 03.00 WIB dini hari, yang dipadamkan secara bersama oleh masyarakat dan Tim Damkar Kabupaten OKI menggunakan 3 mobil damkar," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Sat Pol PP dan Damkar, Agma Yuska, ketika diwawancara melalui handphone membenarkan adanya peristiwa tersebut, adapun rumah yang terbakar di Desa SP Padang merupakan rumah panggung dengan bagian bawahnya toko dengan ukuran rumah yakni 7×15 m.

"Api telah berhasil dipadamkan oleh tim kita yang dibantuh oleh warga setempat semalam, tidak ada korban jiwa dan kerugian yang dialami korban kurang lebih sebesar Rp100 juta," katanya sembari menambahkan dugaan sementara akibat konsleting listrik.

Terpisah Camat SP Padang, Ardi mengatakan bahwa dirinya dan pihak desa telah melaporkan peristiwa ini dan mengirimkan data korban kepada Pemkab OKI dan OPD terkait agar mendapatkan bantuan dari pemerintah.

"Adapun data yakni, rumah tersebut dihuni oleh 2 KK, Hasanudin beserta istri, lalu kemudian Aditia beserta istri dan 3 orang anaknya yang masih bersekolah," ujarnya.

Share