OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Diduga akibat hantaman angin kencang dan disertai hujan deras membuat jembatan penghubung jalan lintas Komering tepatnya di Desa Bantan Pelita, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, OKU Timur pada Selasa (07/06/2022) roboh.
Ambruknya jembatan yang berada di jalan provinsi tersebut membuat akses lalu lintas terganggu. Karena itu masyarakat pengguna jalan harus melintas melalui jalan alternatif.
Kepala UPTD PU Sumsel untuk OKU Timur Ibnu Holdun, bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Timur Mgs Habibullah meninjau secara langsung jembatan yang amruk tersebut.
Kepala UPTD PU Sumsel untuk OKU Timur Ibnu Holdun, menjelaskan, jembatan di Desa Bantan Pelita ini memang kewenangan dari PU Sumsel. Pihaknya akan memasang jembatan rangka persis di atas jembatan yang roboh.
"Tujuan pemasangan jembatan rangka untuk kelancaran lalu-lintas kita akan mendatangkan jembatan rangka, jembatan itu memiliki lebar empat meter dan panjang 20 meter,"terangnya.
Tapi untuk pemasangan jembatan rangka itu membutuhkan tempo beberapa hari, tidak bisa langsung dipasang hari ini."Hari ini baru pengecekan di lokasi, kemungkinan tiga hari kedepan baru dipasang, selama-lamanya dua minggu karena barangnya (jembatan rangka) ada di Palembang,"imbuhnya.
Ambruknya jembatan ini bisa dibilang wajar karena memang usianya sudah tua dibangun sekitar 1970."Tahun ini akan kita rencanakan pembangunan jembatan, kita buat desainya dan tahun depan diusahakan dibangun,"jelasnya.











