OKU TIMUR, GLOBALPLANET - Menjelang pelaksanaan pesta lima tahunan serentak 2024. Bawaslu OKU Timur bersama bupati setempat melakukan penandatangan MoU tentang penguatan pengawasan dalam penyelenggaraan Pemilih Umum dan Pemilihan Serentak di Bumi Sebiduk Sehaluan yang akan berlangsung dua tahun lagi.
Ketua Bawaslu Agus Purnawan, pada Rabu (10/08/2022) malam mengatakan, maksud dari nota kesepakatan ini untuk membangun komitmen bersama Bawaslu Oku Timur dengan Pemerintahan Daerah beserta OPD yang terkait diantaranya Kesbangpol, Dikbud, PMD, BPKSDM, Diskducapil, BPKAD, Dishub, BPPRD, Kasat Pol PP, dan Diskominfo agar dapat terbangun sinergi dalam penguatan Pengawasan Pemilu dan Pemilihan Serentak di Tahun 2024.
Tujuan kesepakatan ini sebagai upaya optimalisasi pencegahan, pengawasan, dan penanganan pelanggaran. Serta upaya menjaga netralitas aparatur sipil negara, diantaranya perangkat desa serta pejabat lainnya pada setiap tingkatan di Pemerintah Daerah OKU Timur.
"Harapan kami, Pemerintah Daerah dan jajaran dapat mendukung serta mensupport seluruh masalah yang berkaitan dengan kepemiluan, karena yang bertanggung jawab untuk mensukseskan Pemilu ini bukan hanya Bawaslu dan KPU saja tetapi seluruh komponen yang terkait termasuk Pemerintah Daerah. Untuk itu kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah yang hari ini sudah mengagendakan penandatanganan MOU ini,"ungkapnya.
Dia menambahkan, semoga rencana kerja penguatan pengawasan dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan serentak yang tertuang dalam MoU ini bisa diimplementasikan oleh Pemerintahan Daerah serta jajarannya. Pada prinsipnya Bawaslu OKU Timur siap berkerjasama dengan Pemerintah Daerah dan siap mengawasi setiap tahapan Pemilu 2024.
Bawaslu juga terus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta mengawasi dan melaporkan jika ada pelanggaran-pelanggaran. Bawaslu OKU Timur juga berharap sahabat media baik media cetak maupun online untuk dapat terus menyampaikan info-info tentang Pemilu ke masyarakat luas khususnya di kabupaten yang lebih dikenal sebagai daerah penghasil pangan,tambahnya.











