PALEMBANG, GLOBALPLANET - Salah satu peserta sekaligus pemenang kontes Winda Wulandari (20) membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Muba, beberapa hari yang lalu.
Wanita cantik asal Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini melaporkan IP selalu penyelenggara Liga Dangdut Muba 2025.
Dirinya mengikuti Ajang pencarian bakat Liga Dangdut Muba 2025 yang diselenggarakan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Peduli Pengangguran (PPP) pada September 2025 lalu.
Namun, uang Rp10 juta yang merupakan haknya sebagai pemenang belum dibayarkan pihak penyelenggara.
Menurut Penasehat Hukum korban dari LKBH Muba Ruli Ariansyah menjelaskan, kliennya telah melakukan pendaftaran sebesar Rp200 ribu dengan total peserta sebanyak 70 orang.
"Pada ajang tersebut dimenangkan oleh klien kami, yang dimana dia mendapatkan juara satu dan memenangkan hadiah sebesar Rp10 juta," ujarnya didampingi rekan satu tim Zulfatah, Kamis (27/11/2025) pagi.
Lanjut Ruli mengatakan, setelah acara tersebut diselenggarakan, klien kami sampai saat ini belum menerima hadiah yang dijanjikan yang merupakan kewajiban dari penyelenggara.
"Kami sudah berusaha meminta secara baik - baik hadiah yang dijanjikan akan tetapi tidak kunjung diberikan. Maka pada 11 November 2025, melakukan upaya hukum melapor ke Polres Muba," kata Ruli.
Masih katanya, laporan kliennya telah diproses oleh penyidik Polres Muba. Hanya saja, sampai sejauh mana prosesnya berjalan belum diketahui. Pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan penyidik.
"Yang kami laporkan penyelenggara atas nama IP dari ormas pemuda peduli pengangguran, Apakah kegiatan tersebut didukung oleh pemerintah kabupaten kami tidak tahu. Tetapi di brosurnya ada logo Pemkab Muba," beber dia.
Ruli berharap, proses hukum di Polres Muba dapat segera diselesaikan, "Terhadap terlapor dapat segera diproses sesuai undang - undang yang berlaku," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Orma PPP Idial Padla mengatakan, dirinya siap bertanggung jawab dan mengikuti proses hukum yang berlaku.
"Hari ini dilaporkan, saya langsung ke Polres. Saya langsung berkoordinasi dengan bagian satreskrim, saya ceritakan semua yang terjadi. Karena ini masalah uang, saya akan bertanggung jawab, lagi mengumpulkan uang," katanya.
Ahmad Teddy Kusuma Negara










