loader

Baru Berusia 16 Tahun, ABK Jatuh di Muara Lalan Ditemukan Tewas

Foto

PALEMBANG - Upaya Tim SAR Gabungan melakukan pencarian berhasil, setelah pencarian selama dua hari, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan M. Firliansyah (16), ABK yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di perairan Muara Lalan, Desa Perumpung Raya, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Korban ditemukan pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 14.15 WIB oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, BPBD, dan masyarakat.

Korban ditemukan mengapung di tengah sungai dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 2 kilometer dari lokasi awal kejadian, selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa kerumah duka.

Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, S.E. menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan terhadap M. Firliansyah dinyatakan selesai.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian oleh seluruh unsur SAR Gabungan, korban berhasil ditemukan sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal kejadian. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat, baik dari Basarnas, TNI AL, Polairud, BPBD, maupun masyarakat yang telah bersama-sama melaksanakan pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujar Raymond.

Raymond juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Ia berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. Terima kasih juga kepada seluruh pihak yang telah membantu selama pelaksanaan operasi SAR,” tambahnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.

Basarnas Kantor SAR Palembang kembali mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melakukan aktivitas di sungai maupun perairan agar selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan. Masyarakat diharapkan menggunakan alat keselamatan yang sesuai, memperhatikan kondisi cuaca dan arus perairan, serta tidak melakukan aktivitas di perairan apabila kondisi dinilai membahayakan. 

 

Share