PALEMBANG - Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Kertapati, Kota Palembang. Kali ini, lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang seluas kurang lebih 1,5 hektare terbakar di Jalan Mayjend Yusuf Singadekane, tepatnya di depan BMKG, RT 36 RW 06, Kelurahan Keramasan, Sabtu (29/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WIB. Kobaran api pertama kali diketahui warga bernama Intan yang melihat adanya api di kawasan lahan. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada pemilik warung manisan, Fera, yang selanjutnya menghubungi Ketua RT 36, Halima.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Babinsa Kelurahan Keramasan. Mendapat informasi adanya kebakaran, Babinsa langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran agar segera menuju lokasi.
Petugas PBK bersama Babinsa dan masyarakat langsung berjibaku melakukan pemadaman. Kondisi lahan yang terbakar membuat api harus segera dikendalikan agar tidak meluas ke kawasan sekitar.
Di tengah proses pemadaman, momen tak terduga terjadi. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama rombongan yang melintas di Jalan Mayjend Yusuf Singadekane melihat adanya kebakaran.
Gubernur Herman Deru kemudian turun dari kendaraan dan ikut bersama petugas serta masyarakat melakukan upaya pemadaman api.
Kehadiran orang nomor satu di Sumatera Selatan tersebut menjadi bentuk kepedulian langsung terhadap kondisi masyarakat dan lingkungan, sekaligus menunjukkan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan.
Sekitar pukul 14.30 WIB, setelah kondisi api berangsur padam, Gubernur Herman Deru bersama rombongan meninggalkan lokasi.
Namun, petugas pemadam bersama Babinsa dan masyarakat tetap melanjutkan proses pemadaman serta pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi kembali menyala.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, sekitar pukul 16.15 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan. Pemadaman didukung oleh tiga unit kendaraan pemadam kebakaran, masing-masing dari PBK SU I, Kertapati dan Gandus.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran masih perlu dilakukan penyelidikan oleh pihak terkait.
Kebakaran lahan yang kembali terjadi di wilayah Palembang menjadi perhatian serius, terlebih kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar dapat membuat api cepat meluas.
Babinsa bersama aparat terkait mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat titik api atau kepulan asap sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.
“Jangan menunggu api membesar. Jika melihat titik api, segera laporkan. Pencegahan harus dilakukan bersama agar kebakaran tidak meluas dan membahayakan masyarakat,” imbau aparat.










