Berita :: GLOBALPLANET.news

Para pengurus DPD PMKM Sumut yang dipimpin oleh HM Soebandi (Ketua) dan Bambang Purwanto (Sekretaris), dalam sebuah kunjungan ke kantor pengelola PRSU beberapa waktu lalu. (Foto: Hendrik Hutabarat).

18 Januari 2021 13:35:45 WIB

MEDAN, GLOBALPLANET.news - DPD Pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PMKM) Provinsi Sumatera Utara terus menunjukan keberpihakan kepada pelaku UMKM. Setelah bekerja keras membantu kepengurusan cabang-cabang di berbagai kabupaten dan kota di Sumut, kali ini PMKM Sumut menyediakan lapak atau tempat berjuala bagi para pelaku UMKM.

“Kita sediakan tempat di kantor kita, di kantor PMKM Sumut, yang ada di Ringroad nomor 50, untuk jadi tempat berjualan bagi para pedagang, khususnya yang jualan makanan atau kuliner,” ujar Sekretaris DPD PMKM Sumut, Bambang Purwanto, kepada para wartawan di Medan, Senin (18/1/2021).

Bambang Purwanto yang mewakili Ketua PMKM Sumut, HM Soebandi, mengatakan para pedagang hanya dikenakan biaya perawatan tempat berjualan yang terjangkau. “Cuma Rp 250.000 per bulan. Uang itu pun nantinya untuk biaya listrik, air, dan kebersihan,” kata Bambang.

Ia mengatakan, penyediaan lapak jualan itu bertujuan untuk mendongkrak perekonomian para pelaku UMKM, termasuk yang menjadi anggota PMKM Sumut. Kata dia, kebijakan PMKM Sumut itu mungkin hanya bisa dinikmati secara terbatas oleh par pelaku kuliner mengingat keterbatasan tempat.

Tetapi, sambung Bambang, kebijakan itu merupakan ikhtiar PMKM Sumut untuk terus berbuat bagi para pelaku UMKM. PMKM Sumut, kata Bambang, optimis ada keuntungan bagi para pedagang kuliner yang memanfaatkan lapak jualan yang disediakan PMKM Sumut.

“Sebab, kalau kita lihat kantor PMKM ini yang merupakan ruko tiga gandeng terletak di kawasan Ringroag yang memang dikenal sebagai kawasan perniagaan kuliner, berada di pingir jalan dan persimpangan yang selalu ramai orang. Mudah-mudahan ini jadi nilai lebih bagi ara pelaku UMKM yang berjualan di lapak yang kami sediakan,” kata Bambang Purwanto.

Bambang mengatakan, para pedagang boleh berdagang 24 jam penuh kalau memang sanggup. “Dan lapak yang kami sediakan jumlahnya terbaas, hanya bisa menampung sepuluh lapak. Karena itu segeralah mendaftar paling lambat hari Rabu (20/1/2021) lusa. Silahkan hubungi saya bagi yang berminat. Dan bagi yang telah mendaftar, harap segera memasukan stelling atau tempat berjualan. Bila belum memasukkan stelling pada hari Rabu, jatahnya aka diganti pedagang lain,” tegas Bambang Purwanto. 

Reporter : Hendrik Hutabarat Editor : amarullah 350